TINJAUAN YURIDIS TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG HASIL TINDAK PIDANA PENGGELAPAN DALAM JABATAN (STUDI PUTUSAN NOMOR 990/PID.B/2024/PN.JKT.BRT) = A Juridical Review of the Crime of Money Laundering Derived from the Crime of Embezzlement in office (A Study of Decision Number 990/Pid.B/2024/PN Jkt.Brt)


KAMAL, ANDI AHMAD FAIZ (2026) TINJAUAN YURIDIS TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG HASIL TINDAK PIDANA PENGGELAPAN DALAM JABATAN (STUDI PUTUSAN NOMOR 990/PID.B/2024/PN.JKT.BRT) = A Juridical Review of the Crime of Money Laundering Derived from the Crime of Embezzlement in office (A Study of Decision Number 990/Pid.B/2024/PN Jkt.Brt). Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of sampul] Image (sampul)
B011221058-U6n471raWiYwCGph-20260520105823.jpg

Download (308kB)
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
B011221058-1-2.pdf

Download (525kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
B011221058-dp.pdf

Download (201kB)
[thumbnail of full teks] Text (full teks)
B011221058-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 30 April 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

ANDI AHMAD FAIZ KAMAL (B011221058). Tinjauan Yuridis Tindak Pidana Pencucian Uang Hasil Tindak Pidana Penggelapan Dalam Jabatan(Studi Putusan Nomor 990/Pid.B/2024/Pn.Jkt.Brt Dibimbing oleh M. Syukri Akub sebagai Pembimbing Latar Belakang: Tindak pidana pencucian uang merupakan kejahatan lanjutan yang bergantung pada adanya tindak pidana asal yang menghasilkan harta kekayaan secara melawan hukum, salah satunya penggelapan dalam jabatan. Dalam praktik peradilan, hubungan antara penggelapan sebagai *predicate crime* dan pencucian uang masih menimbulkan persoalan, khususnya dalam penilaian peran pelaku dan pemidanaan. Tujuan: Menganalisis kualifikasi penggelapan dalam jabatan sebagai tindak pidana asal pencucian uang serta mengevaluasi penerapan hukum dalam Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Barat Nomor 990/Pid.B/2024/PN Jkt.Brt. Metode: Penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan kasus. Bahan hukum meliputi peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, literatur hukum, dan pendapat ahli. Analisis dilakukan secara preskriptif melalui penalaran hukum.Hasil: (1) Penggelapan dalam jabatan sebagaimana Pasal 374 KUHP memenuhi kualifikasi sebagai tindak pidana asal pencucian uang karena menghasilkan harta kekayaan secara melawan hukum; (2) penerapan hukum dalam putusan a quo telah tepat dalam pembuktian unsur delik, namun konstruksi dakwaan alternatif-kumulatif belum mencerminkan hubungan berjenjang antarperbuatan dan pemidanaan belum sepenuhnya memenuhi asas proporsionalitas. Kesimpulan: Penggelapan dalam jabatan dapat dikualifikasikan sebagai predicate crime pencucian uang apabila diikuti perbuatan menyamarkan hasil kejahatan. Penerapan hukum pidana masih perlu penguatan, terutama dalam konstruksi dakwaan dan penjatuhan pidana agar mencerminkan kompleksitas perbuatan serta asas proporsionalitas.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: tindak pidana pencucian uang, penggelapan dalam jabatan, tindak pidana asal, penerapan hukum pidana, proporsionalitas pidana
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: - Nurhasnah
Date Deposited: 18 Aug 2026 02:06
Last Modified: 18 Aug 2026 02:06
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56948

Actions (login required)

View Item
View Item