A.YANI, NUR FADHILAH (2026) TINDAK PIDANA PENIPUAN MENGGUNAKAN APLIKASI MICHAT (STUDI PUTUSAN NOMOR 493 DAN 494/PID.B/2021/PN.GNS) = FRAUD CRIMINAL ACT USING THE MICHAT APPLICATION (STUDY OF DECISIONS NUMBER 493 AND 494/PID.B/2021/PN.GNS). Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
B011221081-ygsYB42lHLhbXkrA-20260306131544.jpg
Download (181kB)
B011221081-1-2.pdf
Download (491kB)
B011221081-dp.pdf
Download (158kB)
B011221081-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 26 February 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Kemajuan teknologi digital kini melahirkan metode penipuan baru lewat aplikasi chatting seperti MiChat, sebagaimana yang terungkap dalam kasus di Putusan Nomor 493 dan 494/Pid.B/2021/PN.Gns. Kasus tersebut memperlihatkan bagaimana fitur aplikasi dimanfaatkan untuk membohongi korban, yang akhirnya mengakibatkan kerugian finansial. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan hukum pidana dan mengevaluasi pertimbangan hakim serta menganalisis dalam kasus penipuan melalui aplikasi MiChat berdasarkan dua putusan (493 dan 494). Metode: Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Sumber hukum primer mencakup Kitab Undang- Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Putusan Nomor 493 serta 494/Pid.B/2021/PN.Gns, sedangkan sumber hukum sekunder mencakup buku, jurnal, dan bahan bacaan relevan lainnya. Hasil Penelitian: Adapun Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa elemen-elemen kejahatan penipuan sebagaimana diatur dalam Pasal 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) telah terbukti dalam kedua putusan tersebut, Meskipun tindakan tersebut dilakukan lewat saluran digital yang belum secara spesifik diatur dalam KUHP. Adapun alasan hakim di kedua kasus ini lebih menekankan pada adanya niat sengaja, rangkaian kebohongan, dampak kerugian bagi korban, turut serta masing-masing terdakwa dalam melaksanakan perbuatan tersebut. Kesimpulan: Kejahatan penipuan yang dilakukan lewat aplikasi MiChat dalam kedua putusan tersebut telah diterapkan berdasarkan aturan Pasal 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana serta asas pertanggungjawaban pidana. Keputusan hakim dianggap telah menimbang dengan baik bukti-bukti yang ada dan kontribusi masing-masing terdakwa, walaupun masih dibutuhkan penguatan aturan hukum mengenai tindak kejahatan tersebut.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Aplikasi Michat, Pertanggungjawaban Pidana, Putusan Pengadilan, Tindak Pidana Penipuan. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 06:50 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 06:50 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56945 |
