Analisis efisiensi lini produksi dengan penerapan line balancing menggunakan metode Ranked Positional Weight (RPW), Killbridge Wester dan Largest Candidate Rule (LCR) (Studi kasus: PT Wutama Tri Makmur) = Analysis of Production Line Efficiency through Line Balancing Implementation Using Ranked Positional Weight (RPW), Killbridge Wester, and Largest Candidate Rule (LCR) Methods (Case Study: PT Wutama Tri Makmur)


AMIRULLAH, AMIRULLAH (2026) Analisis efisiensi lini produksi dengan penerapan line balancing menggunakan metode Ranked Positional Weight (RPW), Killbridge Wester dan Largest Candidate Rule (LCR) (Studi kasus: PT Wutama Tri Makmur) = Analysis of Production Line Efficiency through Line Balancing Implementation Using Ranked Positional Weight (RPW), Killbridge Wester, and Largest Candidate Rule (LCR) Methods (Case Study: PT Wutama Tri Makmur). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
D071201058-Cover.png

Download (289kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
D071201058-1-2.pdf

Download (366kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
D071201058-dp.pdf

Download (44kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
D071201058-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 January 2028.

Download (18MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. PT Wutama Tri Makmur adalah perusahaan tambang marmer yang terletak di kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan yang melakukan penambangan terbuka serta pemrosesan blok marmer. Adapun permasalahan adanya ketidakseimbangan beban kerja antarstasiun produksi, perbedaan waktu siklus pada setiap proses, seperti proses pengantaran marmer (slabs) yang membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan proses polishing, menyebabkan munculnya bottleneck pada stasiun tertentu sementara stasiun lainnya mengalami waktu menganggur (idle time). Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menyeimbangkan lintasan produksi marmer dengan analisis line balancing. Metode. Penelitian menggunakan metode Ranked Positional Weight (RPW), killbtidge wester/Region Approach (RA) dan Largest Candidate Rule (LCR). Hasil. Kondisi awal perusahaan memiliki nilai line efficiency sebesar 26,78%, balance delay 73,22% dan smoothness index 246,08 menit. Setelah dilakukan penerapan metode didapatkan hasil analisis dengan hasil yang sama untuk nilai line efficiency 69,88% dan balance delay 30,12% sedangkan untuk nilai smoothness index metode RPW sebesar 49,59 menit, metode killbtidge wester (RA) sebesar 45,46 menit dan metode LCR sebesar 47,20 menit. Dari ketiga metode diterapkan, metode killbtidge wester/Region Approach (RA) menunjukkan keseimbangan lintasan paling optimal. Dengan demikian penerapan metode RA direkomendasikan untuk meningkatkan efisiensi dan menurunkan waktu menganggur dalam proses produksi marmer.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: line balancing, RPW, killbtidge wester, LCR, produksi marmer.
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Industri
Depositing User: stfathirah s
Date Deposited: 28 Jul 2026 05:09
Last Modified: 28 Jul 2026 05:09
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56936

Actions (login required)

View Item
View Item