IMRAN, ATHIYAH NASYWA (2026) Uji Toksisitas Subkronik Ekstrak Etanol Buah Kecombrang (Etlingera elatior) Terhadap Profil Kolesterol Tikus Putih (Rattus norvegicus) = Subchronic Toxicity Study of Ethanolic Extract of Kecombrang Fruit (Etlingera elatior) on the Cholesterol Profile of White Rats (Rattus norvegicus). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
N011221020-oW0cbqRLuCmiJXdf-20260225145944.jpeg
Download (197kB)
N011221020-1-2.pdf
Download (81kB)
N011221020-dp.pdf
Download (81kB)
N011221020-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 February 2028.
Download (8MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Kecombrang (Etlingera elatior) merupakan tanaman dari famili Zingiberaceae yang dikenal memiliki berbagai aktivitas farmakologis, antara lain sebagai antibakteri, antioksidan, dan antiinflamasi. Walaupun potensi terapinya cukup besar, perlu diteliti lebih lanjut terkait aspek keamanan penggunaan ekstrak buah kecombrang, khususnya jika dikonsumsi secara berulang dalam jangka waktu tertentu. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek toksisitas subkronik ekstrak buah kecombrang terhadap profil kolesterol darah, yaitu kadar kolesterol total dan trigliserida pada tikus putih. Metode. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan menggunakan 24 ekor tikus putih (Rattus norvegicus) yang dibagi menjadi empat kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif (Na CMC 0,5% b/v) dan tiga kelompok perlakuan yang diberikan ekstrak buah kecombrang dengan dosis 250 mg/kgBB, 500 mg/kgBB, dan 1000 mg/kgBB secara per oral selama 28 hari. Pada hari ke-29 dilakukan pengambilan darah melalui vena retro orbital untuk pengukuran kadar kolesterol total dan trigliserida menggunakan Humalyzer. Data yang diperoleh kemudian diolah secara statistik. Hasil. Diperoleh bahwa pemberian ekstrak buah kecombrang hingga dosis 1000 mg/kgBB tidak menyebabkan perubahan signifikan pada kadar trigliserida (p > 0,05). Pada kadar kolesterol total, terdapat perbedaan signifikan secara statistik pada dosis 500 mg/kgBB dibandingkan kontrol (p < 0,05), namun nilai tersebut masih berada dalam rentang normal kolesterol total tikus. Kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak buah kecombrang secara subkronik selama 28 hari relatif aman terhadap profil kolesterol darah tikus putih.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Subkronik; Kecombrang; Kolesterol |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Farmasi > Farmasi |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 02:09 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 02:09 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56921 |
