SAPUTRI, SILVA (2026) Penentuan Aktivitas Antioksidan Kombinasi Ekstrak Limbah Buah-Buahan Berdasarkan Metode DPPH Secara Spektrofotometri UV-Vis = Determination of Antioxidant Activity of Fruit Waste Extract Combination Based on the DPPH Method Using UV-Vis Spectrophotometry. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
N011221014-CBev4w6xoIqTMlPN-20260304133901.jpeg
Download (460kB)
N011221014-1-2.pdf
Download (492kB)
N011221014-dp.pdf
Download (345kB)
N011221014-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 February 2028.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Peningkatan stres oksidatif akibat gaya hidup modern berperan penting dalam perkembangan berbagai penyakit degeneratif. Antioksidan alami dari bahan alam, khususnya limbah buah-buahan, berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber senyawa bioaktif yang bernilai guna tinggi sekaligus mengurangi permasalahan lingkungan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas antioksidan serta kadar fenolik total dan flavonoid total dari kombinasi ekstrak limbah kulit buah rambutan (Nephelium lappaceum), matoa (Pometia Pinnata), kakao (Theobroma cacao), apel (Malus domestica), dan alpukat (Persea americana). Metode. Metode penelitian meliputi ekstraksi menggunakan metode Ultrasound- Assisted Extraction (UAE) dengan pelarut etanol 70%. Penetapan kadar tota fenolik dilakukan dengan metode Folin–Ciocalteu, kadar flavonoid total menggunakan metode AlCl3, dan aktivitas antioksidan diuji berdasarkan metode DPPH secara spektrofotometri UV-Vis dengan parameter nilai IC50. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak limbah buah-buahan memiliki kadar fenolik total sebesar 113,53 ± 3,65 mg GAE/g ekstrak dan kadar flavonoid total sebesar 12,34 ± 0,11 mg QE/g ekstrak. Uji aktivitas antioksidan menunjukkan nilai IC50 sebesar 29,375 μg/mL, yang mengindikasikan aktivitas antioksidan kuat dan lebih baik dibandingkan sebagian besar ekstrak tunggal. Kesimpulan. Kombinasi ekstrak limbah kulit buah rambutan, matoa, kakao, apel, dan alpukat memiliki aktivitas antioksidan yang kuat berdasarkan metode DPPH dengan nilai IC50 sebesar 29,375 μg/mL, serta mengandung kadar fenolik total dan flavonoid yang tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak limbah buah-buahan berpotensi dikembangkan sebagai sumber antioksidan alami bernilai guna tinggi sekaligus mendukung pemanfaatan limbah yang berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | antioksidan; limbah buah-buahan; DPPH; fenolik; flavonoid |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Vokasi > Agribisnis_Peternakan |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 01:45 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 01:45 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56910 |
