PELANGGARAN HAK CIPTA DALAM PENGGUNAAN SITUS KONVERTER VIDEO YOUTUBE KE AUDIO = Copyright Infringement in the Use of YouTube Video to Audio Converter Sites


GESSONG, KESIA (2026) PELANGGARAN HAK CIPTA DALAM PENGGUNAAN SITUS KONVERTER VIDEO YOUTUBE KE AUDIO = Copyright Infringement in the Use of YouTube Video to Audio Converter Sites. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
B011211342-21bXNUYt97cGCpSK-20260224133924.png

Download (112kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
B011211342-1-2.pdf

Download (432kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
B011211342-dp.pdf

Download (280kB)
[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
B011211342-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 11 February 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Perkembangan teknologi informasi telah mendorong lahirnya berbagai bentuk pemanfaatan konten digital, salah satunya melalui platform YouTube yang berfungsi sebagai sarana utama berbagi video. Namun, kemunculan situs konverter video YouTube menjadi audio menimbulkan persoalan hukum karena praktik tersebut umumnya dilakukan tanpa izin dari pemegang hak cipta. Hal ini berimplikasi pada potensi pelanggaran terhadap hak ekonomi pencipta, sekaligus menimbulkan tantangan baru dalam penegakan hukum hak cipta di ranah digital. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pelanggaran hak cipta yang timbul dari penggunaan situs konverter video YouTube menjadi audio, serta menganalisis apakah kebijakan pemerintah dalam menangani pelanggaran hak cipta di ruang digital sudah memadai. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif. Kajian dilakukan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Bahan hukum dikumpulkan melalui studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara deduktif, dan disajikan menggunakan pendekatan preskriptif untuk menguraikan, menjelaskan, serta merumuskan solusi terhadap masalah hukum yang diteliti. Hasil: Penelitian ini menunjukkan penggunaan situs konverter video YouTube ke audio merupakan pengaliwujudan ciptaan dan dapat menjadi pelanggaran hak cipta apabila ciptaan hasil konversasi dimanfaatkan secara komersial tanpa izin. Di sisi lain, meskipun Indonesia telah memiliki kerangka hukum melalui Undang-Undang Hak Cipta, penerapannya masih menghadapi sejumlah kendala. Kendala tersebut antara lain rendahnya kesadaran hukum masyarakat dan tantangan pengawasan di ruang digital. Kesimpulan: Diperlukan langkah strategis untuk memperkuat perlindungan hak cipta di era digital, antara lain melalui peningkatan literasi digital masyarakat, penguatan mekanisme pengawasan, serta kolaborasi yang lebih intensif antara pemerintah, penyedia platform, dan masyarakat. Upaya tersebut diharapkan mampu mewujudkan kepastian hukum sekaligus melindungi hak-hak pencipta di tengah dinamika perkembangan teknologi informasi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Hak Cipta, Kebijakan Pemerintah, Situs Konverter
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 12 Aug 2026 06:59
Last Modified: 12 Aug 2026 06:59
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56898

Actions (login required)

View Item
View Item