MUNIR, MUJAHIDAH (2026) Perempuan untuk Bumi: Peran Gender Inequality dan Social Support terhadap Partisipasi Perempuan dalam Mitigasi Iklim = Women For The Earth: The Role of Gender Inequality and Social Support in Women’s Participation in Climate Change Mitigation. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C021221059-kw1dOjPCmJ4G9nKq-20260313105508.jpg
Download (1MB)
C021221059-1-2.pdf
Download (318kB)
C021221059-dp.pdf
Download (202kB)
C021221059-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 March 2028.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
MUJAHIDAH MUNIR. Perempuan untuk Bumi: Peran Gender Inequality dan Social Support terhadap Partisipasi Perempuan dalam Mitigasi Iklim (dibimbing oleh St. Muthia Maghfirah Massinai S.Psi., M.Psi., Psikolog.). Latar Belakang. Perubahan iklim meningkatkan bencana hidrometeorologi di Indonesia, menempatkan perempuan sebagai kelompok rentan sekaligus berpotensi sebagai agen perubahan. Namun, partisipasi perempuan dalam aksi mitigasi masih rendah dan dipengaruhi oleh gender inequality serta social support. Sebagian besar penelitian sebelumnya masih didominasi pendekatan kualitatif dan kajian literatur serta berfokus di luar Indonesia, sehingga kajian kuantitatif dalam konteks Indonesia masih diperlukan untuk memahami dinamika partisipasi perempuan dalam mitigasi perubahan iklim. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran gender inequality dan social support terhadap partisipasi perempuan dalam aksi mitigasi perubahan iklim, baik secara parsial maupun simultan. Metode. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Pengumpulan data dilakukan secara daring, dengan 400 partisipan. Data kemudian dianalisis menggunakan pendekatan bootstrapping untuk menjawab pertanyaan penelitian. Hasil. Analisis menunjukkan model penelitian signifikan (F(2,397) = 108,08; p < 0,001) dengan Adjusted R² = 0,35, yang berarti 35% variasi partisipasi perempuan dijelaskan oleh peran gender inequality dan social support. Secara parsial, gender inequality memiliki peran positif dan signifikan namun relatif kecil (β = 0,11; p < 0,01), sementara social support memiliki peran positif dan signifikan yang lebih besar (β = 0,61; p < 0,001). Kesimpulan. Gender inequality dan social support berperan dalam partisipasi perempuan pada aksi mitigasi perubahan iklim. Pengalaman terhadap ketidaksetaraan membangun kesadaran kritis untuk keterlibatan perempuan, sedangkan dukungan sosial memperkuat kepercayaan diri dan keberlanjutan partisipasi. Temuan ini menekankan pentingnya dukungan sosial dan ruang partisipasi yang responsif gender.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | empowerment theory; ecofeminism; aktivisme lingkungan; perilaku pro-lingkungan; aksi kolektif |
| Subjects: | H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Psikologi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 05:49 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 05:49 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56891 |
