Gambaran Parasocial Relationship pada K-Popers Usia Dewasa Awal=A Description of Parasocial Relationship among Early Adult K-Popers = A Description of Parasocial Relationship among Early Adult K-Popers


JOAN BEAY, MARISCA (2026) Gambaran Parasocial Relationship pada K-Popers Usia Dewasa Awal=A Description of Parasocial Relationship among Early Adult K-Popers = A Description of Parasocial Relationship among Early Adult K-Popers. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
C021211015-2n4urHMfzRxs1ZIU-20260313145906.png

Download (845kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
C021211015-1-2.pdf

Download (117kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
C021211015-dp.pdf

Download (90kB)
[thumbnail of FULL TEKS] Text (FULL TEKS)
C021211015-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 13 March 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Popularitas budaya Korea (Korean Wave) mendorong terciptanya Parasocial Relationship (PSR), yaitu hubungan imajiner satu arah di mana penggemar merasa memiliki ikatan pribadi dengan idolanya. Pada individu usia dewasa awal, hubungan ini sering kali menjadi sarana untuk mengatasi rasa kesepian dan tekanan emosional selama masa transisi menuju kedewasaan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana tahapan perkembangan hubungan parasosial ini terbentuk pada penggemar K-Pop di usia dewasa awal. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis tematik theory-driven. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap empat orang partisipan (S, F, H, dan G) yang aktif sebagai penggemar K-Pop. Hasil. Temuan penelitian menunjukkan bahwa hubungan parasosial berkembang melalui empat tahapan: (1) Inisiasi, ketertarikan awal yang cenderung dimulai dari ketertarikan visual/fisik; (2) Eksperimen, yaitu tahap mencari kecocokan nilai dan kepribadian idola; (3) Intensifikasi, ditandai dengan kedekatan emosional dan komunikasi imajiner; serta (4) Integrasi, idola dianggap sebagai bagian dari identitas diri dan sumber dukungan emosional yang penting. Kesimpulan. Hubungan parasosial pada individu dewasa awal bukan sekadar bentuk kekaguman biasa, melainkan sebuah proses relasi dinamis yang berperan sebagai sistem pendukung emosional dalam membantu individu menghadapi dinamika kehidupan di fase dewasa awal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Hubungan Parasosial, K-Pop, Dewasa Awal, Fandom
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Psikologi
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 12 Aug 2026 02:55
Last Modified: 12 Aug 2026 02:55
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56881

Actions (login required)

View Item
View Item