RAZAK, FARID ABDUL (2025) EFEKTIVITAS BIOMARKER PLASMA RENIN, LAKTAT, DAN RATIO LAKTAT ALBUMIN TERHADAP SKOR SOFA DALAM MENILAI DERAJAT DISFUNGSI ORGAN PADA PASIEN SYOK SEPSIS=THE EFFECTIVENESS OF PLASMA RENIN, LACTATE, AND THE LACTATE–ALBUMIN RATIO AS BIOMARKERS COMPARED WITH SOFA SCORES IN ASSESSING THE SEVERITY OF ORGAN DYSFUNCTION IN PATIENTS WITH SEPTIC SHOCK. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
C018222007-4uihFVjtrlGqQvPX-20260227174956.jpeg
Download (100kB)
C018222007-1-2.pdf
Download (946kB)
C018222007-dp.pdf
Download (398kB)
C018222007-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 November 2027.
Download (935kB)
Abstract (Abstrak)
Farid Abdul Razak Efektivitas Biomarker Plasma Renin, Laktat, Dan Ratio Laktat Albumin Terhadap Skor Sofa Dalam Menilai Derajat Disfungsi Organ Pada Pasien Syok Sepsis Tujuan: Untuk mengevaluasi hubungan dan efektivitas tiga biomarker ini dalam menentukan derajat disfungsi organ pada pasien dengan syok septik. Desain: Penelitian observasional kuantitatif analitik dengan desain observasional prospektif yang bertujuan menilai hubungan antara kadar renin plasma, laktat, dan rasio laktat–albumin dengan skor SOFA pada pasien syok septik. Tempat: Penelitian dilakukan di Unit Perawatan Intensif (ICU) Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Makassar, serta di Laboratorium HUMRC Rumah Sakit Universitas Hasanuddin. Pengukuran dan Hasil: Sampel darah vena (3 mL) diambil dalam 24 jam pertama dan kembali pada 72 jam setelah diagnosis syok septik ditegakkan. Kadar renin plasma, laktat, dan rasio laktat–albumin kemudian diukur. Pada 37 pasien syok septik, renin, laktat, dan rasio laktat–albumin semuanya menunjukkan korelasi bermakna dengan skor SOFA pada jam ke- 0 (r = 0,433–0,782) dan pada 72 jam (r = 0,708–0,769; seluruhnya p < 0,001). Renin menunjukkan korelasi terkuat dengan kreatinin pada awal pengukuran (r = 0,594; p < 0,001), sedangkan pada 72 jam ketiga biomarker menunjukkan hubungan kuat dengan kreatinin (r = 0,604–0,669; p < 0,001). Analisis ROC menunjukkan kemampuan diskriminatif yang tinggi dalam memprediksi AKI, dengan laktat memiliki AUC tertinggi (0,904; sensitivitas 94,7%), sementara renin dan rasio laktat–albumin menunjukkan spesifisitas tertinggi (94,4%). Kesimpulan: Kadar renin plasma, laktat, dan rasio laktat terhadap albumin berhubungan kuat dengan derajat disfungsi organ pada syok septik sebagaimana tercermin dalam skor SOFA. Kata kunci: Laktat, Rasio Laktat–Albumin, Renin plasma, SOFA, Syok septik
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Lactate, Lactate-Albumin Ratio, Plasma renin, SOFA, Septic shock |
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > PPDS Anestesiologi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 02:53 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 02:53 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56880 |
