DEWI, ANGGI MUTYA (2026) EVALUASI EFEK EKSTRAK SAMBILOTO PADA EKSPRESI GEN dilp2 DAN cat PADA Drosophila melanogaster DENGAN OBESITY-LIKE PHENOTYPE = EVALUATION OF THE EFFECT OF SAMBILOTO EXTRACT ON dilp2 AND cat GENE EXPRESSION IN Drosophila melanogaster WITH AN OBESITY-LIKE PHENOTYPEE. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
N011221001-jXEkmghudscKo9RI-20260223131250.png
Download (101kB)
N011221001-1-2.pdf
Download (186kB)
N011221001-dp.pdf
Download (103kB)
N011221001-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 3 February 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK ANGGI MUTYA DEWI. Evaluasi Efek Ekstrak Sambiloto pada Ekspresi Gen dilp2 dan cat pada Drosophila melanogaster dengan Obesity-Like Phenotype (dibimbing oleh Prof. Firzan Nainu, S.Si., M.Biomed.Sc., Ph.D., Apt.). Latar belakang. Obesitas merupakan faktor risiko utama sindrom metabolik yang ditandai dengan disregulasi insulin dan stres oksidatif. Sambiloto (Andrographis paniculata) yang mengandung andrographolide dilaporkan memiliki efek antiobesitas, namun mekanisme molekulernya pada tingkat ekspresi gen masih perlu dikaji. Drosophila melanogaster merupakan model organisme yang efektif untuk mempelajari gangguan metabolik. Metode. Penelitian ini menggunakan lima kelompok perlakuan larva D. melanogaster, yaitu Kontrol Tanpa Perlakuan (KTP), kontrol Diet Tinggi Lemak (DTL) dengan 2% minyak kelapa, serta kelompok DTL yang diberi ekstrak etanol sambiloto dengan konsentrasi 0,04%, 0,08%, dan 0,16%. Obesity-like phenotype diinduksi menggunakan pakan DTL. Ekspresi gen dilp2 (penanda jalur insulin) dan cat (penanda stres oksidatif) dianalisis menggunakan metode Real-Time Quantitative PCR (RT-qPCR). Hasil. Kelompok DTL menunjukkan penurunan signifikan ekspresi gen dilp2 dibandingkan KTP (p<0,05). Pemberian ekstrak sambiloto pada konsentrasi rendah hingga menengah meningkatkan ekspresi dilp2 dan cat secara signifikan dibandingkan kelompok DTL (p<0,0001), sedangkan pada konsentrasi tertinggi (0,16%) peningkatan ekspresi kedua gen tersebut cenderung tidak optimal. Kesimpulan. Ekstrak sambiloto berpotensi memperbaiki disregulasi insulin dan stres oksidatif pada model obesitas D. melanogaster melalui peningkatan ekspresi gen dilp2 dan cat dengan respons yang bergantung pada dosis. Temuan ini menunjukkan pentingnya optimasi dosis ekstrak sambiloto untuk memperoleh efek biologis yang optimal.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Obesitas; Sambiloto; Drosophila melanogaster, dilp2, cat |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Farmasi > Farmasi |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 11 Aug 2026 06:40 |
| Last Modified: | 11 Aug 2026 06:40 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56863 |
