Faktor Risiko Penyebab Muscle Wasting pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Tamalanrea Makassar=Risk Factors Associated with Muscle Wasting in Patients with Type 2 Diabetes Mellitus at the Tamalanrea Community Health Center, Makassar


NURDIN, TAULIYAH JIHADAH (2026) Faktor Risiko Penyebab Muscle Wasting pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Tamalanrea Makassar=Risk Factors Associated with Muscle Wasting in Patients with Type 2 Diabetes Mellitus at the Tamalanrea Community Health Center, Makassar. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
C011221273-IFesdHA2LR1oVigt-20260206131609.png

Download (513kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
C011221273-1-2.pdf

Download (180kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
C011221273-dp.pdf

Download (37kB)
[thumbnail of FULL TEKS] Text (FULL TEKS)
C011221273-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 5 February 2028.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Diabetes melitus tipe 2 (DM tipe 2) merupakan penyakit metabolik kronik yang sering disertai berbagai komplikasi, salah satunya adalah muscle wasting. Muscle wasting pada penderita DM tipe 2 dapat menyebabkan penurunan kekuatan otot, keterbatasan aktivitas fungsional, serta memperburuk kualitas hidup pasien. Berbagai faktor diduga berperan terhadap terjadinya muscle wasting, baik faktor demografis maupun faktor perilaku seperti kepatuhan berobat, kepatuhan diet, dan aktivitas fisik. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian muscle wasting pada penderita DM tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Tamalanrea Makassar. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain potong lintang (cross-sectional). Sampel penelitian sebanyak 65 penderita DM tipe 2 yang diperoleh dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner kepatuhan berobat (MMAS-8), kuesioner kepatuhan diet, kuesioner aktivitas fisik (IPAQ-SF), serta pengukuran lingkar lengan atas untuk menentukan kejadian muscle wasting. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi- square dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada kategori usia dewasa dan berjenis kelamin perempuan. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kategori usia (p = 0,510), jenis kelamin (p = 0,798), serta kepatuhan berobat (p = 0,753) dengan kejadian muscle wasting. Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan diet (p = 0,026) dan aktivitas fisik (p = 0,017) dengan kejadian muscle wasting pada penderita DM tipe 2. Kesimpulan. Faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian muscle wasting pada penderita DM tipe 2 di Puskesmas Tamalanrea Makassar adalah kepatuhan diet dan aktivitas fisik. Sementara itu, usia, jenis kelamin, dan kepatuhan berobat tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Upaya peningkatan kepatuhan diet dan aktivitas fisik perlu dioptimalkan sebagai bagian dari pengelolaan komprehensif pasien DM tipe 2.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Diabetes Melitus Tipe 2, Muscle Wasting, Kepatuhan Diet, Aktivitas Fisik, Kepatuhan Berobat.
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Ilmu Kedokteran
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 10 Aug 2026 06:25
Last Modified: 10 Aug 2026 06:25
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56837

Actions (login required)

View Item
View Item