POTENSI EKSTRAK DAUN PALIASA (Kleinhovia hospita L.) SEBAGAI PENGHAMBAT ENZIM TIROSINASE DAN ELASTASE; STUDI IN SILICO DAN IN VITRO = POTENCY OF PALIASA (Kleinhovia hospita L.) LEAF EXTRACT AS A TYROSINASE AND ELASTASE ENZYME INHIBITOR; IN SILICO AND IN VITRO STUDY


SARI, LUFITA PURNAMA (2026) POTENSI EKSTRAK DAUN PALIASA (Kleinhovia hospita L.) SEBAGAI PENGHAMBAT ENZIM TIROSINASE DAN ELASTASE; STUDI IN SILICO DAN IN VITRO = POTENCY OF PALIASA (Kleinhovia hospita L.) LEAF EXTRACT AS A TYROSINASE AND ELASTASE ENZYME INHIBITOR; IN SILICO AND IN VITRO STUDY. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
N012241027-4DVUkJodaHqntp8E-20260313153148.jpg

Download (455kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
N012241027-1-2.pdf

Download (632kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
N012241027-dp.pdf

Download (225kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
N012241027-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 5 March 2028.

Download (5MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Kosmetik modern banyak dikembangkan untuk tujuan pencerah kulit dengan menjadikan enzim tirosinase dan elastase sebagai target utama. Tanaman paliasa (Kleinhovia hospita L.) diketahui mengandung senyawa bioaktif, seperti flavonoid, yang berpotensi sebagai inhibitor enzim tirosinase dan elastase. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas ekstrak daun Kleinhovia hospita L. sebagai inhibitor enzim tirosinase dan elastase melalui pendekatan in vitro dan in silico. Metode: Uji penghambatan enzim tirosinase dilakukan secara kolorimetri menggunakan L-DOPA sebagai substrat. Profil metabolit ekstrak daun Kleinhovia hospita L. dianalisis menggunakan LC-HRMS. Studi molecular docking dilakukan menggunakan UCSF Chimera yang terhubung dengan AutoDock Vina, sedangkan simulasi dinamika molekuler menggunakan sistem YASARA. Selain itu, perangkat lunak komputasi digunakan untuk memprediksi parameter farmakokinetik, toksisitas, molekuler docking, dan molekuler dinamik. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat daun Kleinhovia hospita L. memiliki aktivitas penghambatan enzim tirosinase yang kuat dengan nilai IC₅₀ sebesar 41,63 µg/mL. Analisis profil metabolit berbasis LC-HRMS mengidentifikasi quercetin sebagai senyawa utama dengan puncak ion molekul pada m/z 301,0349 [M−H]⁻. Studi molecular docking menunjukkan bahwa quercetin memiliki afinitas ikatan yang tinggi terhadap enzim tirosinase (-7,6 kcal/mol) dan enzim elastase (-8,1 kcal/mol). Kompleks ligan-enzim tirosinase maupun ligan-enzim elastase menunjukkan kestabilan yang baik berdasarkan hasil simulasi dinamika molekuler dengan nilai masing-masing RMSD sebesar < 2 Å (2Y9X), < 3 Å (5CE9) dan 1 – 1,5 Å (1BRU), RMSF sebesar < 2 Å (2Y9X), < 2 Å (5CE9) dan < 2 Å (1BRU) dibandingkan dengan kontrol positif (hidrokuinon dan arbutin untuk enzim tyrosinase dan asam hialuronat untuk enzim elastase). Prediksi ADMET juga menunjukkan profil absorpsi yang baik serta tingkat toksisitas yang rendah. Kesimpulan: Ekstrak daun Kleinhovia hospita L. khususnya senyawa quercetin, memiliki potensi yang kuat sebagai inhibitor enzim tirosinase dan elastase, sehingga berpeluang dikembangkan sebagai sumber bahan aktif alami untuk formulasi kosmetik pencerah kulit dan anti-penuaan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Kleinhovia hospita L., tirosinase, elastase, molecular docking, in vitro, quercetin.
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions (Program Studi): Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 10 Aug 2026 07:05
Last Modified: 10 Aug 2026 07:05
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56836

Actions (login required)

View Item
View Item