POTENSI PARRAWANA SEBAGAI EKSPRESI BUDAYA TRADISIONAL MASYARAKAT MANDAR UNTUK MEMPEROLEH PERLINDUNGAN HUKUM HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL = THE POTENTIAL OF PARRAWANA AS AN EXPRESSION OF TRADITIONAL CULTURE OF THE MANDAR COMMUNITY TO OBTAIN LEGAL PROTECTION OF INTELLECTUAL PROPERTY RIGHTS


SULUR, ST. NURFATIMAH PUTRI MAHARANI. J. H. (2026) POTENSI PARRAWANA SEBAGAI EKSPRESI BUDAYA TRADISIONAL MASYARAKAT MANDAR UNTUK MEMPEROLEH PERLINDUNGAN HUKUM HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL = THE POTENTIAL OF PARRAWANA AS AN EXPRESSION OF TRADITIONAL CULTURE OF THE MANDAR COMMUNITY TO OBTAIN LEGAL PROTECTION OF INTELLECTUAL PROPERTY RIGHTS. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
B011211004-OYelk3iFxbqoK2B7-20260309010032.jpg

Download (302kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
B011211004-1-2.pdf

Download (307kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
B011211004-dp.pdf

Download (213kB)
[thumbnail of Full teks] Text (Full teks)
B011211004-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 29 January 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Tujuan Penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi dan karakteristik ekspresi budaya tradisional Parrawana masyarakat Mandar sebagai syarat perlindungan hukum kekayaan intelektual dan mengetahui peran pemerintah daerah Polewali Mandar dalam mendorong pencatatan ekspresi budaya tradisional Parrawana. Metode Penelitian. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian empiris yang dilakukan di Sulawesi Barat pada Sanggar Shohibu Baiti dan Sanggar Sossorang Art. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara pada narasumber dan studi kepustakaan, sementara analisis data menggunakan metode analisis kualitatif yang menghasilkan data deskriptif analitis. Hasil Penelitian. Penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 56 tahun 2022 tentang Kekayaan Intelektual Komunal Parrawana memenuhi seluruh unsur karakteristik sebagai Ekspresi Budaya Tradisional, yaitu mengandung nilai tradisional, diampu dan diemban secara komunal, dikembangkan secara terus menerus, diteruskan lintas generasi, dan penghormatan terhadap keragaman budaya dan kreativitas. 2) Peran pemerintah daerah Polewali Mandar untuk melindungi ekspresi budaya tradisional Parrawana dapat dilakukan melalui lima cara, yaitu inventarisasi, publikasi, pengamanan, pemeliharaan, dan penyelamatan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Ekspresi Budaya Tradisional, Parrawana, Perlindungan Hukum
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 10 Aug 2026 06:47
Last Modified: 10 Aug 2026 06:47
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56833

Actions (login required)

View Item
View Item