Karakteristik Pneumonia pada Pasien Anak Usia di Bawah 5 Tahun di RSUP Wahidin Sudirohusodo=Characteristics of Pneumonia in Patients Under 5 Years of Age at Wahidin Sudirohusodo General Hospital


SALSABILA, ANDI NAJLA KHALILAH (2026) Karakteristik Pneumonia pada Pasien Anak Usia di Bawah 5 Tahun di RSUP Wahidin Sudirohusodo=Characteristics of Pneumonia in Patients Under 5 Years of Age at Wahidin Sudirohusodo General Hospital. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
C011221220-vdbLkRwpjDTJrCXA-20260225112842.jpg

Download (356kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
C011221220-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
C011221220-dp.pdf

Download (443kB)
[thumbnail of FULL TEKS] Text (FULL TEKS)
C011221220-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 28 January 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Pneumonia komunitas atau Community Acquired Pneumonia (CAP) pada anak merupakan penyakit infeksi berupa inflamasi akut pada parenkim paru dengan tingkat morbiditas dan mortalitas tinggi. Pneumonia komunitas pada anak usia di bawah 5 tahun merupakan penyakit dengan beban pengobatan terbesar pada hampir setiap negara di seluruh dunia. Tujuan: Mengetahui karakteristik pneumonia pada pasien anak usia di bawah 5 tahun di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan metode observasional deskriptif menggunakan data sekunder berupa rekam medis pasien. Sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi berjumlah 101 orang dengan metode consecutive sampling. Penelitian ini dilakukan dari Bulan Oktober – Desember 2025. Hasil: Pasien laki-laki (61.4%), kelompok usia terbanyak adalah kelompok usia 28 hari – 12 bulan (bayi) (54.5%), status gizi baik (68.3%), riwayat imunisasi tidak lengkap (63.4%), manifestasi klinis terbanyak adalah batuk berdahak/berlendir (88.1%), retraksi pada subcostal terbanyak (63.4%), bunyi napas vesikuler (55.4%) serta ronki (80.2%), leukositosis dan gambaran infiltrat pada foto polos toraks mendominasi (61.4%) dan (77.2%), (79.2%) pasien diizinkan pulang atau dinyatakan sembuh. Kesimpulan: Insidensi pneumonia masih tinggi, hal ini dikarenakan pneumonia merupakan penyakit dengan penyebab multifaktorial yang membutuhkan kerja sama lintas sektoral dalam penanganannya.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Pneumonia Komunitas, Anak, Balita, Karakteristik
Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Ilmu Kedokteran
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 10 Aug 2026 05:36
Last Modified: 10 Aug 2026 05:36
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56826

Actions (login required)

View Item
View Item