MAMBAYA, HAIDY YURIKA (2026) Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Derajat Osteoartritis Lutut Menurut Kellgren–Lawrence pada Penderita Osteoartritis Lutut di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Periode Januari–Desember 2024=The Relationship between Body Mass Index (BMI) and the Severity of Knee Osteoarthritis According to the Kellgren–Lawrence Classification among Patients with Knee Osteoarthritis at Dr. Wahidin Sudirohusodo General Hospital, January–December 2024. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
C011221181-OnSo8fAuRxIBieYp-20260128081914.jpg
Download (63kB)
C011221181-1-2.pdf
Download (1MB)
C011221181-dp.pdf
Download (41kB)
C011221181-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 19 January 2028.
Download (15MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Osteoartritis lutut merupakan penyakit degeneratif sendi yang sering terjadi pada populasi lanjut usia dan menjadi penyebab utama nyeri serta keterbatasan fungsi. Indeks Massa Tubuh (IMT) merupakan faktor risiko yang dapat dimodifikasi dan berperan dalam meningkatkan beban mekanik pada sendi lutut, sehingga diduga berhubungan dengan peningkatan derajat keparahan osteoartritis lutut. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan derajat osteoartritis lutut berdasarkan klasifikasi Kellgren–Lawrence pada penderita osteoartritis lutut di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo periode Januari–Desember 2024. Metode. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional) menggunakan data sekunder dari rekam medis. Sampel penelitian adalah seluruh pasien osteoartritis lutut berusia ≥60 tahun yang memenuhi kriteria inklusi, dengan teknik total sampling. Data yang dianalisis meliputi usia, jenis kelamin, IMT, dan derajat osteoartritis lutut menurut Kellgren–Lawrence. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil. Sebanyak 263 pasien dianalisis, dengan mayoritas berjenis kelamin perempuan (64,6%) dan berada pada kelompok usia 60–69 tahun (63,5%). Kategori IMT terbanyak adalah obesitas derajat I (39,5%), dan derajat osteoartritis lutut paling banyak ditemukan pada derajat berat (34,6%). Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara IMT dengan derajat osteoartritis lutut (r = 0,277; p < 0,05). Kesimpulan. Terdapat hubungan positif yang bermakna antara Indeks Massa Tubuh dengan derajat osteoartritis lutut menurut klasifikasi Kellgren–Lawrence, di mana semakin tinggi IMT maka semakin tinggi derajat keparahan osteoartritis lutut.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Indeks Massa Tubuh, Osteoartritis Lutut, Kellgren–Lawrence, Lansia |
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Ilmu Kedokteran |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 06:23 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 06:23 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56788 |
