GASMIN, SYAFIQAH JILAN MAHARANI (2025) Determinan yang berhubungan dengan Low Back Pain pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin=Determinants Associated with Low Back Pain among Medical Students of Hasanuddin University Preceding Exams. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
C011221176-Db2HGZy801nN5lXW-20260221054028.jpeg
Download (573kB)
C011221176-1-2.pdf
Download (234kB)
C011221176-dp.pdf
Download (224kB)
C011221176-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 December 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Low Back Pain (LBP) merupakan keluhan muskuloskeletal yang umum terjadi di kalangan mahasiswa kedokteran. Tekanan akademik yang tinggi menjelang ujian sering kali memicu perubahan perilaku belajar, seperti durasi duduk yang sangat lama dan peningkatan stres psikologis. Kondisi ini jika dibiarkan dapat menghambat produktivitas dan kualitas hidup mahasiswa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara durasi duduk dan tingkat stres akademik dengan kejadian LBP pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin angkatan 2022, 2023, dan 2024 menjelang periode ujian. Metode: Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain observasional analitik melalui pendekatan cross-sectional. Responden penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang terdiri dari Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) untuk durasi duduk, Medical Student Stressor Questionnaire (MSSQ) untuk tingkat stres, dan Roland-Morris Disability Questionnaire (RMDQ) untuk menilai disabilitas LBP. Analisis data dilakukan secara bivariat dengan uji statistik Chi- Square dan analisis multivariat dengan uji statistik regresi linear. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden yang mengalami LBP memiliki durasi duduk statis lebih dari 8 jam per hari. Terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara durasi duduk dengan kejadian LBP (p < 0,05). Selain itu, ditemukan korelasi positif antara tingkat stres akademik yang tinggi dengan peningkatan skor disabilitas RMDQ, yang menunjukkan bahwa beban psikologis menjelang ujian memperburuk keluhan nyeri punggung bawah. Kesimpulan: Durasi duduk yang lama dan tingkat stres yang tinggi merupakan determinan signifikan terhadap kejadian LBP pada mahasiswa kedokteran. Diperlukan upaya pencegahan berupa edukasi postur ergonomis dan manajemen stres untuk mengurangi prevalensi LBP di lingkungan akademik.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Low Back Pain, Durasi Duduk, Stres Akademik, Mahasiswa Kedokteran. |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Ilmu Kedokteran |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 06:21 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 06:21 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56787 |
