BATOTENG, IMANUEL VALENTINO (2026) KARAKTERISTIK PASIEN DENGAN OSTEOARTHRITIS GENU DI POLI REHABILITASI MEDIK RUMAH SAKIT UNIVERSITAS HASANUDDIN TAHUN 2024=CHARACTERISTICS OF PATIENTS WITH GENU OSTEOARTHRITIS AT THE MEDICAL REHABILITATION POLYCLINIC OF HASANUDDIN UNIVERSITY HOSPITAL IN 2024. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
C011221172-UE6c9h0zPKZVMDW7-20260305221642.jpg
Download (202kB)
C011221172-1-2.pdf
Download (784kB)
C011221172-dp.pdf
Download (262kB)
C011221172-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 19 February 2028.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Osteoartritis (OA) merupakan penyakit sendi kronis degeneratif dan progresif yang menyerang seluruh struktur sendi dan menjadi penyebab nyeri serta keterbatasan fungsi. Secara global, OA dilaporkan mengenai sekitar 595 juta orang pada tahun 2020 (7,6% populasi) dan diproyeksikan terus meningkat sehingga diperlukan pemetaan karakteristik pasien sebagai dasar upaya promotif–preventif dan perencanaan layanan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien dengan osteoarthritis genu di Poli Rehabilitasi Medik Rumah Sakit Universitas Hasanuddin tahun 2024. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan retrospektif menggunakan data sekunder rekam medis pasien OA genu yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian dilaksanakan di Poli Rehabilitasi Medik Rumah Sakit Universitas Hasanuddin, Makassar (pengambilan data dilaporkan dilaksanakan pada Januari 2026). Variabel yang dinilai meliputi usia, jenis kelamin, indeks massa tubuh (IMT), riwayat pekerjaan, riwayat cedera, diagnosis unilateral/bilateral, status Q-angle (NWB dan WB sesuai ketersediaan data), serta derajat OA berdasarkan Kellgren–Lawrence (KL), dengan analisis univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil. Jumlah sampel penelitian sebanyak 54 pasien, dengan proporsi perempuan 75,9% dan laki-laki 24,1%. Kelompok usia terbanyak adalah 60–69 tahun (53,7%), diikuti 50–59 tahun (18,5%), ≥70 tahun (18,5%), dan 40–49 tahun (9,3%). Kategori IMT terbanyak adalah obesitas I (37,0%) dan obesitas II (22,2%). Diagnosis OA genu bilateral merupakan yang paling banyak (77,8%), sedangkan OA genu sinistra 16,7% dan OA genu dextra 5,6%. Pada Q-angle NWB, kategori terbanyak adalah varus risk (kaki kanan 46,3% dan kaki kiri 42,6%), sedangkan pada Q-angle WB data tidak tercatat sebesar 31,5% dan kategori terbanyak pada data valid adalah valgus risk pada kaki kanan (29,6%) serta varus risk pada kaki kiri (29,6%). Derajat OA (KL) pada kaki kanan paling banyak grade 3 (41,2%) dan pada kaki kiri paling banyak grade 2 (37,5%), dengan data derajat yang tidak tercatat pada kaki kanan 5,6% dan kaki kiri 11,1%. Kesimpulan. Pasien OA genu di Poli Rehabilitasi Medik RS Universitas Hasanuddin tahun 2024 didominasi perempuan usia lanjut dengan IMT obesitas, mayoritas mengalami OA bilateral, serta derajat radiografis terbanyak berada pada grade KL 2–3, dengan keterbatasan berupa adanya data rekam medis yang tidak tercatat pada beberapa variabel.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Osteoarthritis Genu, Karakteristik Pasien, Indeks Massa Tubuh, Q-Angle, Kellgren–Lawrence, Rekam Medis |
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Ilmu Kedokteran |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 06:18 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 06:18 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56786 |
