Hubungan Trauma Masa Kecil Dengan Tingkat Depresi Pada Remaja Di SMA Negeri 4 Makassar = The Relationship Between Childhood Trauma and Depression Levels Among Adolescents at SMA Negeri 4 Makassar


MEILIDYA, ALIYAH (2026) Hubungan Trauma Masa Kecil Dengan Tingkat Depresi Pada Remaja Di SMA Negeri 4 Makassar = The Relationship Between Childhood Trauma and Depression Levels Among Adolescents at SMA Negeri 4 Makassar. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
K011221203-jfyLk1Nen3lUbFX7-20260602212806.jpg

Download (305kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
K011221203-1-2.pdf

Download (417kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
K011221203-dp.pdf

Download (181kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
K011221203-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 April 2028.

Download (5MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Depresi pada remaja merupakan masalah kesehatan mental yang dapat dipengaruhi oleh pengalaman negatif pada masa kanak-kanak, seperti kekerasan, penelantaran, dan disfungsi rumah tangga, yang berpotensi meningkatkan kerentanan psikologis. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan trauma masa kecil dengan tingkat depresi pada remaja di SMA Negeri 4 Makassar. Metode. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional ini melibatkan 818 responden menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner self-report menggunakan instrumen Adverse Childhood Experiences (ACE) dan Children’s Depression Inventory (CDI). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman’s Rho dan tabulasi silang. Hasil. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara trauma masa kecil dengan tingkat depresi (r = 0,384; p < 0,01). Penelantaran menunjukkan hubungan paling kuat (r = 0,339), diikuti kekerasan (r = 0,324) dan disfungsi rumah tangga (r = 0,231). Hasil tabulasi silang menunjukkan bahwa kekerasan emosional dan penelantaran emosional lebih banyak ditemukan pada kategori tidak depresi dan depresi ringan, sedangkan anggota keluarga dipenjara lebih banyak ditemukan pada kategori depresi berat (27,1%). Kesimpulan. Terdapat hubungan bermakna antara trauma masa kecil dengan tingkat depresi pada remaja, sehingga diperlukan skrining kesehatan mental di sekolah dan penguatan pola asuh keluarga untuk meminimalkan dampak trauma sejak dini.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: trauma masa kecil; tingkat depresi; remaja
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 29 Jul 2026 07:30
Last Modified: 29 Jul 2026 07:30
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56784

Actions (login required)

View Item
View Item