Determinan Konsumsi UPF terhadap Kejadian Overweight pada Remaja di SMP Katolik Rajawali Makassar = Determinants of UPF Consumption on Overweight Incidence in Adolescents at Rajawali Catholic Junior High School in Makassar


BELORUNDUN, FHENNY PUTRI (2026) Determinan Konsumsi UPF terhadap Kejadian Overweight pada Remaja di SMP Katolik Rajawali Makassar = Determinants of UPF Consumption on Overweight Incidence in Adolescents at Rajawali Catholic Junior High School in Makassar. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
K011221027-FtzIU7nTLwc9jKpP-20260602160908.jpg

Download (213kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
K011221027-1-2.pdf

Download (651kB)
[thumbnail of DApus] Text (DApus)
K011221027-dp.pdf

Download (488kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
K011221027-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 11 May 2028.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Overweight merupakan kondisi kelebihan berat badan di atas kisaran normal sesuai usia dan jenis kelamin. Pada remaja, masalah ini terus meningkat baik secara global maupun nasional, termasuk di Indonesia. Peningkatan prevalensi overweight dipengaruhi oleh perubahan pola makan, gaya hidup sedentari, serta tingginya konsumsi UPF (Ultra-Processed Food). Kondisi ini berisiko menimbulkan dampak jangka panjang seperti obesitas, penyakit kardiovaskular, diabetes melitus, dan gangguan psikososial. Tujuan. menganalisis hubungan jenis kelamin, pendapatan orang tua, aktivitas fisik, perilaku makan, dan konsumsi UPF dengan kejadian overweight pada remaja di SMP Katolik Rajawali Makassar. Metode. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di SMP Katolik Rajawali Makassar pada bulan November 2025 hingga Januari 2026. Sampel sebanyak 197 responden dipilih dengan teknik consecutive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring (google form) dan lembar kertas. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil. Sebanyak 29 responden (14,7%) mengalami overweight. Tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin, pendapatan orang tua, dan aktivitas fisik dengan kejadian overweight. Namun, terdapat hubungan antara perilaku makan dan konsumsi UPF dengan kejadian overweight. Kesimpulan. Perilaku konsumsi, khususnya pola makan tidak sehat dan konsumsi UPF, lebih berperan dalam kejadian overweight pada remaja dibandingkan faktor individu dan sosial ekonomi keluarga. Oleh karena itu, intervensi edukasi gizi sangat diperlukan secara berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Overweight; UPF; remaja; perilaku makan
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 29 Jul 2026 05:58
Last Modified: 29 Jul 2026 05:58
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56783

Actions (login required)

View Item
View Item