ZAHIRA, TIARA (2026) HUBUNGAN KEKUATAN OTOT EKSTREMITAS DENGAN STATUS AMBULASI PADA PASIEN PASCA STROKE YANG MENJALANI REHABILITASI MEDIK DI RS DR. TADJUDDIN CHALID MAKASSAR PERIODE JANUARI-OKTOBER 2025=THE RELATIONSHIP BETWEEN EXTREMITY MUSCLE STRENGTH AND AMBULATION STATUS IN POST-STROKE PATIENTS UNDERGOING MEDICAL REHABILITATION AT DR. TADJUDDIN CHALID HOSPITAL MAKASSAR, JANUARY-OCTOBER 2025. Thesis thesis, nidn8850301019.
C011221161-oM1UuxkvhPbKV4C8-20260228205321.jpeg
Download (214kB)
C011221161-1-2.pdf
Download (593kB)
C011221161-dp.pdf
Download (134kB)
C011221161-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 December 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Tiara Zahira. Hubungan Kekuatan Otot Ekstremitas Dengan Status Ambulasi Pada Pasien Pasca Stroke Yang Menjalani Rehabilitasi Medik Di RS DR. Tadjuddin Chalid Makassar Periode Januari-Oktober 2025 (dibimbing oleh Rumaisah Hasan) Latar Belakang.Stroke merupakan penyebab utama kecacatan yang sering menimbulkan gangguan kekuatan otot ekstremitas atas dan bawah, sehingga berdampak pada kemampuan ambulasi pasien. Kekuatan otot merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi keberhasilan rehabilitasi pasca stroke. Tujuan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kekuatan otot ekstremitas atas dan ekstremitas bawah dengan status ambulasi pada pasien pasca stroke. Metode.Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross- sectional. Data diperoleh dari rekam medis pasien pasca stroke yang menjalani rehabilitasi medik di RS Dr. Tadjuddin Chalid Makassar periode Januari–Oktober 2025. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 57 pasien. Kekuatan otot diukur menggunakan Manual Muscle Testing (MMT), sedangkan status ambulasi dinilai menggunakan Functional Ambulation Category (FAC). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kekuatan otot ekstremitas atas dan bawah yang baik. Uji korelasi menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara kekuatan otot ekstremitas atas dengan status ambulasi (r = 0,602; p = 0,000) serta antara kekuatan otot ekstremitas bawah dengan status ambulasi (r = 0,626; p = 0,000). Kekuatan otot ekstremitas bawah menunjukkan korelasi yang lebih kuat terhadap kemampuan ambulasi dibandingkan ekstremitas atas. Kesimpulan.Terdapat hubungan positif dan bermakna antara kekuatan otot ekstremitas atas dan ekstremitas bawah dengan status ambulasi pada pasien pasca stroke. Kekuatan otot ekstremitas bawah merupakan faktor yang paling berperan dalam menentukan kemampuan ambulasi pasien pasca stroke.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | stroke, kekuatan otot, MMT, status ambulasi, FAC |
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Ilmu Kedokteran |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 05:48 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 05:48 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56781 |
