AL-FIKRIYAH, ZAHRAH TSAAQIBAH (2026) Analisis Hubungan Perilaku Penyalahgunaan Narkotika Terhadap Kualitas Hidup pada Klien Rehabilitasi Rawat Jalan di Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2025 = Analysis of the Relationship Between Drug Abuse Behavior and Quality of Life among Outpatient Rehabilitation Clients at the National Narcotics Agency of South Sulawesi Province in 2025. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K011211161-aUVgP2oY9zsR3qIk-20260602144407.jpg
Download (387kB)
K011211161-1-2.pdf
Download (524kB)
K011211161-dp.pdf
Download (204kB)
K011211161-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 11 May 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Penyalahgunaan narkotika merupakan masalah global yang berdampak signifikan terhadap penurunan kualitas hidup baik secara fisik, psikologis, lingkungan, maupun sosial. Provinsi Sulawesi Selatan menempati posisi kelima dengan jumlah kasus narkotika terbanyak di Indonesia. Pendekatan sosial kognitif teori yang meliputi efikasi diri, pembelajaran observasional, dan determinisme resiprokal digunakan untuk memahami perilaku penyalahgunaan dan dampaknya terhadap kualitas hidup klien selama masa rehabilitasi, Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan perilaku penyalahgunaan narkotika yang terdiri dari variabel efikasi diri, pembelajaran observasional, dan determinisme resiprokal terhadap kualitas hidup klien rehabilitasi rawat jalan di Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan tahun 2025, Metode. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan desain studi cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh klien rehabilitasi rawat jalan tahun 2024 sebanyak 382 orang, dengan sampel sebanyak 182 responden yang ditentukan menggunakan table Isaac dan Michael serta diambil melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji regresi linier sederhana, Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri terhadap kualitas hidup dengan nilai p = 0,013 ˂ 0,05. Terdapat hubungan yang signifikan antara pembelajaran observasional terhadap kualitas hidup dengan nilai p = 0,015 ˂ 0,05. Namun, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara determinisme resiprokal terhadap kualitas hidup dengan nilai p = 0,104 ˃ 0,05, Kesimpulan. Efikasi diri dan pembelajaran observasional memiliki kontribusi positif yang signifikan terhadap kualitas hidup klien rehabilitasi rawat jalan. Semakin tinggi keyakinan diri dan proses belajar positif dari lingkungan, semakin baik kualitas hidup klien. Sementara itu, interaksi timbal balik determinisme resiprokal belum menunjukkan hubungan yang bermakna terhadap kualitas hidup pada penelitian ini. Institusi dan konselor rehabilitasi perlu untuk memperkuat efikasi diri klien melalui pendekatan teori kognitif sosial, program edukasi keluarga, serta melibatkan role model untuk meningkatkan kualitas hidup dan mencegah kekambuhan. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat mendalami faktor eksternal pada dimensi determinisme resiprokal melalui metode kualitatif serta mempetimbangkan variable tambahan seperti jenis zat dan kondisi ekonomi klien.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perilaku Penyalahgunaan Narkotika; Efikasi Diri; Pembelajaran Observasional; Determinisme Resiprokal; Kualitas Hidup. |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 05:46 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 05:46 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56780 |
