HAERYAH, SRI MULYANI (2026) Analisis Nilai Indeks Glikemik dan Tingkat Rasa Kenyang pada Produk Snackbar Berbasis Bekatul sebagai Alternatif Camilan Fungsional untuk Pencegahan Sindrom Metabolik pada Mahasiswa = Analysis of Glycemic Index Values and Satiety Levels of Rice bran-Based Snack bar as a Functional Snack Alternative for Metabolic Syndrome Prevention in College Students. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K021221063-1HVnRad5DGAUEwxO-20260602135729.png
Download (294kB)
K021221063-1-2.pdf
Download (1MB)
K021221063-dp.pdf
Download (336kB)
K021221063-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 June 2028.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Sindrom metabolik merupakan gangguan metabolisme yang prevalensinya terus meningkat, termasuk pada kelompok mahasiswa yang rentan akibat pola makan tidak teratur, tingginya konsumsi camilan berenergi tinggi namun rendah serat, serta gaya hidup kurang aktif. Bekatul (rice bran), produk sampingan penggilingan padi yang kaya serat pangan, γ-oryzanol, vitamin E, dan senyawa bioaktif lainnya, berpotensi dikembangkan sebagai bahan dasar produk pangan fungsional dalam bentuk snack bar yang praktis dan bernilai gizi tinggi. Kandungan serat bekatul yang tinggi diyakini mampu memperlambat penyerapan glukosa sehingga menurunkan indeks glikemik (IG) produk dan memperpanjang rasa kenyang. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai indeks glikemik dan tingkat rasa kenyang pada produk snack bar berbasis bekatul sebagai alternatif camilan fungsional. Metode. Penelitian menggunakan desain eksperimental dengan pengukuran kadar glukosa darah responden pada interval 0, 30, 60, 90, dan 120 menit setelah konsumsi snack bar bekatul, dibandingkan dengan pangan acuan (larutan glukosa). Nilai IG dihitung menggunakan metode area under the curve (AUC), sedangkan tingkat rasa kenyang diukur menggunakan skala Visual Analogue Scale (VAS). Responden merupakan individu sehat dengan IMT normal, kadar glukosa darah puasa normal, dan tidak memiliki riwayat diabetes. Hasil. Snack bar berbasis bekatul memiliki nilai indeks glikemik rata-rata keseluruhan sebesar 52,2 yang tergolong dalam kategori rendah (≤55). Pengukuran tingkat rasa kenyang menggunakan VAS menunjukkan penurunan signifikan skor lapar dari 7,5 pada menit ke-0 menjadi 3,91 menit ke-30, dan skor kepenuhan perut meningkat dari 1,66 menjadi 5,23 setelah konsumsi. Kesimpulan. Snack bar berbasis bekatul berpotensi menjadi alternatif camilan fungsional yang efektif dalam membantu pengendalian respons glikemik dan meningkatkan rasa kenyang, sehingga dapat mendukung upaya pencegahan sindrom metabolik pada kelompok mahasiswa.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Bekatul, Snack bar ,Indeks Glikemik, Rasa Kenyang, Pangan Fungsional, Sindrom metabolik |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 02:46 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 02:46 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56777 |
