HERMANTO, SUMULE (2025) Hubungan antara Posisi dan Lama Duduk Terhadap Keluhan Low Back Pain (Nyeri Puggung Bawah) pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Angkatan 2025=The Relationship Between Sitting Position and Sitting Duration with Low Back Pain Complaints Among Students of the Faculty of Medicine Hasanuddin University Class Of 2025. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
C011221158-LTHKrnxom38QR6B9-20260106133558.png
Download (257kB)
C011221158-1-2.pdf
Download (572kB)
C011221158-dp.pdf
Download (114kB)
C011221158-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 24 December 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Low back pain (LBP) merupakan salah satu keluhan yang sering dialami mahasiswa, terutama akibat postur belajaryang tidak ergonomis dan durasi duduk yang panjang. Mahasiswa kedokteran memiliki risiko lebih tinggi mengalami LBP karena aktivitas akademik yang menuntut mereka duduk dalam waktu lama. Tujuan. Mengetahui hubungan posisi duduk dan lama duduk terhadap keluhan LBP pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin angkatan 2025. Metode. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan 183 sampel yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner Google Form mengenai posisi duduk, durasi duduk, dan keluhan LBP. Posisi duduk dinilai berdasarkan empat item perilaku duduk dan dikategorikan menjadi ergonomis dan tidak. Lama duduk menjadi < 4 jam dan > 4 jam. Keluhan LBP ditentukan berdasarkan nyeri, pegal, atau ketidaknyamanan pada punggung bawah. Analisis uji Chi-Square dengan p < 0,05. Hasil. Data sudah melewati uji normalitas dan menunjukkan hasil terdistribusi normal dengan seluruh variabel memiliki nilai signifikansi > 0,05, yaitu Posisi Duduk (K-S = 0,200; S-W = 0,469),Lama Duduk (K-S = 0,200; S-W = 0,673), dan LBP (K-S = 0,200; S-W = 0,181). responden memiliki posisi duduk tidak ergonomis (96,72%), lama duduk >4 jam (80,87%), dan mengalami LBP (63,93%). Terdapat hubungan bermakna posisi duduk dengan LBP (p = 0,014) serta antara lama duduk dengan LBP(p = 0,003) Kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara posisi duduk dan lama duduk dengan keluhan low back pain pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Angkatan 2025.Mahasiswa dengan posisi duduk tidak ergonomis lebih sering mengalami keluhan low back pain dibandingkan mahasiswa dengan posisi duduk ergonomis (p = 0,014).Selain itu, mahasiswa dengan lama duduk lebih dari 4 jam per hari memiliki risiko lebih tinggi mengalami low back pain dibandingkan dengan mahasiswa yang duduk kurang dari 4 jam (p = 0,003).
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Posisi Duduk, Lama Duduk, Low Back Pain |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Ilmu Kedokteran |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 02:27 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 02:27 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56776 |
