FABYAN, BINTANG DAYU (2026) HUBUNGAN POLA MAKAN DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN OBESITAS PADA ANAK USIA 9 – 12 TAHUN DI SD BUDI KASIH MAKASSAR=THE RELATIONSHIP BETWEEN DIETARY PATTERNS AND PHYSICAL ACTIVITY AND OBESITY AMONG CHILDREN AGED 9–12 YEARS AT BUDI KASIH ELEMENTARY SCHOOL, MAKASSAR. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
C011221151-u9wkt7oj0OHSZn46-20260130121832.jpg
Download (159kB)
C011221151-1-2.pdf
Download (293kB)
C011221151-dp.pdf
Download (175kB)
C011221151-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 14 January 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
FABYAN. Hubungan Pola Makan Dan Aktivitas Fisik Dengan Obesitas Pada Anak Usia 9 – 12 tahun di SD Budi Kasih Makassar (dibimbing oleh dr. Eka Yusuf Inra Kartika, M.Kes, Sp.A) Latar Belakang. Obesitas merupakan kondisi multifaktor yang ditandai dengan akumulasi lemak berlebih dalam tubuh dan ditentukan berdasarkan indeks massa tubuh ≥25 kg/m2 pada populasi Asia, termasuk Indonesia. Perkembangan teknologi yang pesat mendorong peningkatan perilaku sedentary dan penurunan aktivitas fisik pada anak usia sekolah dasar, sehingga berkontribusi terhadap meningkatnya kejadian obesitas. Obesitas pada anak tidak hanya mengganggu proses tumbuh kembang dan aspek psikososial, tetapi juga meningkatkan risiko penyakit tidak menular seperti diabetes melitus dan penyakit kardiovaskular. World Health Organization melaporkan bahwa prevalensi obesitas global meningkat dua kali lipat sejak tahun 1980. Di Indonesia, prevalensi obesitas pada anak usia 9–12 tahun mencapai 10,8%, sedangkan angka kelebihan berat badan sebesar 18,8%. Kota Makassar termasuk wilayah dengan prevalensi obesitas yang tinggi, yaitu 24,05%. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola makan dan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada anak usia 9-12 tahum di SD Budi Kasih Makassar. Metode. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dalam satu waktu melalui kuesioner untuk menilai pola makan dan aktivitas fisik, serta pengukuran indeks massa tubuh untuk menentukan status gizi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil. Penelitian menunjukkan bahwa sebagian responden anak usia 9– 12 tahun berada pada kategori obesitas. Mayoritas responden memiliki pola makan yang kurang sehat, ditandai dengan konsumsi makanan cepat saji dan makanan tinggi gula yang tinggi, serta tingkat aktivitas fisik yang rendah. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara pola makan dan kejadian obesitas (p<0,05), sementara aktivitas fisik menunjukkan hubungan yang lemah dan tidak bermakna secara statistik terhadap kejadian obesitas (p>0,05). Kesimpulan. Pola makan berhubungan secara signifikan dengan kejadian obesitas pada anak usia sekolah dasar di SD Budi Kasih Makassar. Pola konsumsi makanan tidak sehat meningkatkan risiko obesitas, sedangkan aktivitas fisik tidak menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik. Kata Kunci: Obesitas Anak, Pola Makan, Aktivitas Fisik, Anak Usia Sekolah Dasar
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keywords: Childhood Obesity, Dietary Patterns, Physical Activity, Primary School Children. |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Ilmu Kedokteran |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 02:25 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 02:25 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56775 |
