Insidensi dan Karakteristik Pasien Koledokolitiasis di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar Periode Januari – Desember 2024=Incidence and Characteristics of Choledocholithiasis Patients at Dr. Wahidin Sudirohusodo General Hospital Makassar January–December 2024


RUSLAN, RHIFQA MUFLIHA MUTIARA (2026) Insidensi dan Karakteristik Pasien Koledokolitiasis di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar Periode Januari – Desember 2024=Incidence and Characteristics of Choledocholithiasis Patients at Dr. Wahidin Sudirohusodo General Hospital Makassar January–December 2024. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
C011221114-oYsKGXLBFTUdhOJ2-20260212135914.jpg

Download (244kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
C011221114-1-2.pdf

Download (382kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
C011221114-dp.pdf

Download (256kB)
[thumbnail of FULL TEKS] Text (FULL TEKS)
C011221114-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 22 January 2028.

Download (5MB)

Abstract (Abstrak)

RHIFQA MUFLIHA MUTIARA RUSLAN. Insidensi dan Karakteristik Pasien Koledokolitiasis di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar Periode Januari – Desember 2024 (dibimbing oleh Dr. dr. Rini Rachmawarni Bachtiar, Sp.PD., KGEH., MARS). Latar Belakang. Koledokolitiasis, atau batu empedu di dalam common bile duct (CBD) atau saluran empedu umum merupakan penyakit yang terjadi karena pembentukan batu di saluran empedu umum atau masuknya batu empedu yang terbentuk di kandung empedu ke dalam CBD yang akan membuat terjadinya penyumbatan dan menyebabkan ikterus. Gejala koledokolitiasis yaitu nyeri pada daerah abdomen bagian kanan atas, mual, muntah. Batu empedu memengaruhi 10-15% populasi orang dewasa. Prognosis dari batu empedu adalah baik, tetapi dapat dikaitkan dengan mortalitas yang tinggi akibat penyakit kardiovaskular dan kanker, Tujuan. Mengetahui insidensi pasien koledokolitiasis dan mengetahui karakteristik pasien koledokolitiasis di RSUP DR. Wahidin Sudirohusodo Periode Januari – Desember 2024 berdasarkan usia, jenis kelamin, komorbid, hasil pemeriksaan radiologi, hasil pemeriksan laboratorium tes fungsi hati, Metode. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif retrospektif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari rekam medis pasien yang terdiagnosis koledokolitiasis. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 111 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel frekuensi dan persentase, Hasil. Insidensi pasien sebanyak 304 kasus, tetapi yang sesuai kriteria hanya 111 orang (36,5%). Mayoritas pasien berusia ≥40 tahun (82%). Dan berjenis kelamin perempuan sebanyak (53,2%). Pasien lebih banyak tanpa komorbid (64%) Hasil pemeriksaan radiologi USG dan MRCP pasien lebih banyak mengalami dilatasi CBD (80,2%). Hasil pemeriksaan laboratorium tes fungsi hati lebih banyak mengalami peningkatan seperti AST (63,1%), ALT (55,9%), ALP (74,8%), GGT meningkat (88,3%), Bilirubin Total (70,3%), Bilirubin Direk meningkat sebanyak 96 orang (86,5%), . Hasil pemeriksaan laboratorium tes fungsi hati lain seperti Albumin memiliki kadar normal (51,4%), Kesimpulan. Dapat disimpulkan bahwa, pasien Koledokolitiasis di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo sebanyak 111 kasus dan didominasi usia ≥40 tahun, perempuan, tanpa disertai komorbid, hasil radiologi ditemukan dilatasi CBD, hasil pemeriksaan laboratorium tes fungsi hati ditemukan semua meningkat kecuali pada kadar albumin.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Koledokolitiasis; Insidensi; Karakteristik; Common Bile Duct; Tes Fungsi Hati.
Subjects: R Medicine > RD Surgery
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Ilmu Kedokteran
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 29 Jul 2026 00:53
Last Modified: 29 Jul 2026 00:53
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56763

Actions (login required)

View Item
View Item