RANTETA'DUNG, IMANUEL AGUNG (2026) TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA PREKLINIK FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HASANUDDIN ANGKATAN 2022 TENTANG NON-STEROIDAL ANTI INFLAMMATORY DRUGS (NSAID)=KNOWLEDGE LEVEL OF PRECLINICAL STUDENTS OF THE FACULTY OF MEDICINE, HASANUDDIN UNIVERSITY, CLASS OF 2022 ABOUT NON-STEROIDAL ANTI-INFLAMMATORY DRUGS (NSAID). Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
C011221060-2dz7geTJi3mPFGX5-20260127113744.png
Download (48kB)
C011221060-1-2.pdf
Download (209kB)
C011221060-dp.pdf
Download (255kB)
C011221060-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 January 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAID) merupakan kelompok obat yang digunakan dalam praktik klinis sebagai analgesik, antipiretik, dan antiinflamasi, baik pada kondisi akut maupun kronik. Penggunaan NSAID yang luas, termasuk dalam praktik swamedikasi, meningkatkan risiko terjadinya efek samping, terutama pada saluran gastrointestinal, ginjal, dan sistem kardiovaskular. Risiko tersebut dapat meningkat apabila NSAID digunakan tanpa pemahaman yang memadai mengenai mekanisme kerja, indikasi, kontraindikasi, dosis, serta profil efek samping masing-masing obat. Oleh karena itu, pengetahuan yang komprehensif mengenai NSAID sangat penting bagi mahasiswa kedokteran sebagai calon tenaga medis agar mampu menerapkan penggunaan obat secara aman dan rasional dalam praktik klinis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat pengetahuan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin angkatan 2022 mengenai NSAID, yang meliputi aspek farmakodinamik, farmakokinetik, indikasi dan kontraindikasi, dosis, serta efek samping. Metode: Penelitian ini merupakan studi survei deskriptif dengan desain potong lintang (cross-sectional). Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dengan jumlah responden sebanyak 191 mahasiswa. Data dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan tingkat pengetahuan responden. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai NSAID (57,1%), diikuti kategori cukup (31,9%) dan kurang (11%). Pemahaman mahasiswa tergolong sangat baik pada aspek farmakodinamik dan farmakokinetik NSAID. Pengetahuan mengenai indikasi dan kontraindikasi juga relatif baik, meskipun masih ditemukan kekeliruan pada beberapa kondisi klinis tertentu. Namun, pemahaman mengenai dosis NSAID masih relatif rendah, dengan kurang dari 60% responden mampu menentukan dosis maksimum NSAID secara tepat. Pada aspek efek samping, sebagian besar responden memahami risiko gastrointestinal, tetapi kemampuan membedakan profil risiko spesifik antar-NSAID, termasuk risiko ginjal dan perdarahan, masih perlu ditingkatkan.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | NSAID, tingkat pengetahuan, mahasiswa kedokteran, farmakologi |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Ilmu Kedokteran |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 01:39 |
| Last Modified: | 28 Jul 2026 01:39 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56760 |
