PERAN PENYULUH TERHADAP OPTIMALISASI PEMANFAATAN TEKNOLOGI ALAT MESIN DAN INFORMASI PERTANIAN OLEH KELOMPOK TANI PADI SAWAH DI KECAMATAN TANRALILI KABUPATEN MAROS.


RAMADHANI, NURMITHA (2019) PERAN PENYULUH TERHADAP OPTIMALISASI PEMANFAATAN TEKNOLOGI ALAT MESIN DAN INFORMASI PERTANIAN OLEH KELOMPOK TANI PADI SAWAH DI KECAMATAN TANRALILI KABUPATEN MAROS. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
19_G21115009_Cover1.jpg

Download (4kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
19_G21115009(FILEminimizer)..ok 1-2.pdf

Download (977kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
19_G21115009(FILEminimizer)..ok dapus-lam.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
19_G21115009(FILEminimizer)..ok.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

PERAN PENYULUH TERHADAP OPTIMALISASI PEMANFAATAN ALAT MESIN DAN INFORMASI PERTANIAN OLEH KELOMPOK TANI PADI SAWAH DI KECAMATAN TANRALILI, KABUPATEN MAROS.
Nurmitha Ramadhani*, Sitti Bulkis, Muh. Hatta Jamil
Program Studi Agribisnis, Departemen Sosial Ekonomi Pertanian,
Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, Makassar
*Kontak Penulis: Ramadhaninurmitha@yahoo.com
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan petani dan peran penyuluh terhadap teknologi alat mesin bantuan dan informasi pertanian di Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros. Penelitian ini menggunakan data dan informasi yang diperoleh melalui observasi, wawancara kuisioner, dan studi dokumentasi yang analisisnya menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap kelompok tani rata-rata mendapatkan 1-2 unit bantuan yang digunakan setengah dari jumlah anggota kelompok tani. Pemanfaatan rata-rata traktor roda dua yakni 0,4 ha/hari dan pompa air yakni 0,2 ha/hari yang dikategorikan optimal. Sedangkan untuk traktor roda empat, rice transplanter, dan combine harvester dikategorikan tidak optimal karena kurang dari standar kapasitas lapang yakni 2 ha/hari. Sementara itu, pemanfaatan teknologi informasi dikategorikan optimal dalam hal frekuensi penggunaan, tetapi belum optimal dalam hal durasi penggunaan.
Peran penyuluh pertanian dalam pemanfaatan alat dan mesin pertanian dikategorikan rendah sebagai edukator, motivator, komunikator, dan penasihat. Sedangkan penyuluh sebagai katalisator dikategorikan sedang. Dalam hal optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi, penyuluh memiliki nilai peran yang rendah sebagai edukator, motivator, dan katalisator, penyebab utamanya karena belum adanya program yang dapat menggerakkan pemanfaatan ini, dan penyuluh sebagai komunikator serta penasihat berada pada kategori sedang. Oleh karena itu, perlunya peningkatan nilai peran penyuluh dengan menambah kegiatan-kegiatan pelatihan, petani kurang memahami jika hanya dalam bentuk ceramah atau diskusi, serta perlu memperbaiki kompabiliti akses jaringan teknologi informasi di Kecamatan Tanralili, karena akses jaringan menjadi kendala utama petani sehingga tidak memanfaatkan teknologi informasi.
Kata kunci : Peran penyuluh, teknologi alat dan mesin pertanian, teknologi informasi, kelompok tani, petani.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 23 Aug 2021 01:36
Last Modified: 23 Aug 2021 01:36
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/5671

Actions (login required)

View Item
View Item