Analisis Persaingan Usaha Tidak Sehat Terkait Tarif Batas Harga Tiket (Studi Kasus Lion Air Group) = Analysis of Unfair Business Competition Related to Ticket Price Ceiling Tariffs (A Case Study of Lion Air Group)


PRATAMA, MUH. SUKRIADI (2026) Analisis Persaingan Usaha Tidak Sehat Terkait Tarif Batas Harga Tiket (Studi Kasus Lion Air Group) = Analysis of Unfair Business Competition Related to Ticket Price Ceiling Tariffs (A Case Study of Lion Air Group). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
B011201347-UnXqL3YhkF7uI8Np-20260423103612.png

Download (137kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
B011201347-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of DApus] Text (DApus)
B011201347-dp.pdf

Download (98kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
B011201347-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 April 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Perkembangan industri mendorong maskapai bersaing menawarkan layanan inovasi, namun hal tersebut menimbulkan potensi praktik persaingan usaha tidak sehat. Salah satu contohnya adalah kasus penetapan harga tiket oleh beberapa maskapai yang melibatkan perbedaan dasar hukum antara UU Penerbangan dan UU Anti Monopoli serta penggunaan pembuktian tidak langsung (indirect evidence). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuain tindakan lion air group yang tidak menjalankan putusan KPPU dengan ketentuan UU Penerbangan dan menganalisis kesesuaian penggunaan bukti tidak langsung (indirect evidence) dalam kasus penetapan harga tarif tiket dengan ketentuan hukum persaingan usaha. Metode: Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tipe penelitian normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conseptual approach). Penelitian ini menggunakan sumber bahan hukum primer dan sekunder sebagaimana dalam penelitian hukum normatif. Semua bahan hukum yang diperoleh melalui studi kepustakaan (library research) kemudian dianalisis dengan cara preskriptif. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa (1) tindakan Lion Air Group yang tidak melaksanakan Putusan KPPU yang telah berkekuatan hukum tetap tidak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, karena kepatuhan terhadap Undang-Undang Penerbangan tidak dapat dijadikan alasan untuk mengesampingkan kewajiban dalam rezim Undang-Undang Anti Monopoli serta berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum dan praktik persaingan usaha tidak sehat; (2) Penggunaan bukti tidak langsung (indirect evidence) dalam perkara penetapan harga tiket oleh KPPU telah sesuai dengan perkembangan hukum persaingan usaha modern dan dinilai sah oleh Mahkamah Agung, sehingga memiliki kekuatan hukum mengikat serta mewajibkan Lion Air Group untuk melaksanakan putusan tersebut.. Kesimpulan: Ketidakpatuhan Lion Air Group dalam tidak melaksanakan putusan KPPU yang telah berkekuatan hukum tetap tidak dapat dibenarkan secara normatif. Dan penggunaan bukti tidak langsung (indirect evidence) dalam perkara tersebut telah sesuai dengan kebutuhan pembuktian dalam hukum persaingan usaha.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Bukti Tidak Langsung, Maskapai Penerbangan, Persaingan Usaha, Penetapan Harga, Tarif Batas Harga Tiket.
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 21 Jul 2026 06:39
Last Modified: 21 Jul 2026 06:39
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56663

Actions (login required)

View Item
View Item