POLA PERTUMBUHAN EKONOMI PADA NEGARA-NEGARA DI REGION ASIA-PASIFIK DENGAN PENDEKATAN ANALISIS FAKTOR, CLUSTER DAN REGRESI SPLINE = ECONOMIC GROWTH PATTERNS IN ASIA-PACIFIC COUNTRIES WITH FACTOR ANALYSIS, CLUSTER ANALYSIS AND SPLINE REGRESSION APPROACH


IDRIS, ADITYA (2026) POLA PERTUMBUHAN EKONOMI PADA NEGARA-NEGARA DI REGION ASIA-PASIFIK DENGAN PENDEKATAN ANALISIS FAKTOR, CLUSTER DAN REGRESI SPLINE = ECONOMIC GROWTH PATTERNS IN ASIA-PACIFIC COUNTRIES WITH FACTOR ANALYSIS, CLUSTER ANALYSIS AND SPLINE REGRESSION APPROACH. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER] Image (COVER)
A032241006-5FWoHL1tI3hZqM4E-20260603112150.jpg

Download (333kB)
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
A032241006-1-2.pdf

Download (603kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
A032241006-dp.pdf

Download (204kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
A032241006-fullllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 13 May 2028.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi di negara-negara kawasan Asia-Pasifik dengan menggunakan pendekatan terintegrasi yang menggabungkan analisis faktor, analisis klaster, dan regresi spline. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi faktor-faktor utama yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi; (2) mengelompokkan negara-negara di kawasan Asia-Pasifik berdasarkan karakteristik pertumbuhan ekonomi; serta (3) mengkaji pola pertumbuhan ekonomi pada masing-masing kelompok negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 26 variabel yang digunakan, terdapat lima variabel utama yang berperan dominan dalam menjelaskan pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia-Pasifik, yaitu investasi asing, ekspor barang, jasa, dan komoditas primer, biocapacity, efisiensi energi, serta ekspor teknologi tinggi. Hasil pengelompokan membagi negara-negara di kawasan Asia-Pasifik ke dalam dua klaster utama dengan karakteristik ekonomi yang berbeda. Klaster pertama mencerminkan negara-negara yang pertumbuhan ekonominya masih bertumpu pada pemanfaatan sumber daya, investasi eksternal, dan proses transformasi struktural. Sementara itu, klaster kedua menunjukkan struktur ekonomi yang lebih maju dan dinamis, dengan peran yang lebih kuat dari teknologi, efisiensi, dan inovasi. Pola pertumbuhan ekonomi berbeda pada masing-masing klaster. Pada klaster pertama, biocapacity dan efisiensi energi merupakan faktor yang paling dominan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, yang mencerminkan ketergantungan pada pemanfaatan sumber daya dan efisiensi produksi. Sementara itu, pada klaster kedua, pola pertumbuhan ekonomi lebih beragam, di mana biocapacity, efisiensi energi, dan ekspor teknologi tinggi menjadi pendorong utama pertumbuhan, yang menunjukkan pergeseran menuju ekonomi berbasis inovasi dan nilai tambah. Penelitian ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia-Pasifik bersifat heterogen dan bergantung pada kapasitas struktural masing-masing negara, termasuk dalam pengelolaan sumber daya, efisiensi produksi, dan pengembangan teknologi. Diperlukan strategi kebijakan yang spesifik dan kontekstual untuk setiap kelompok negara, khususnya dalam mendorong pemanfaatan sumber daya yang efisien, penguatan kapasitas teknologi, serta peningkatan daya saing ekonomi guna mencapai pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan di kawasan Asia-Pasifik.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Pertumbuhan Ekonomi, Asia-Pasifik, K-Medoids, Analisis Faktor, Regresi Spline
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions (Program Studi): Fakultas Ekonomi > Ekonomi Pembangunan dan Perencanaan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 21 Jul 2026 06:15
Last Modified: 21 Jul 2026 06:15
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56657

Actions (login required)

View Item
View Item