PERLINDUNGAN HUKUM PENYIMPANAN PROTOKOL NOTARIS SECARA ELEKTRONIK DIHUBUNGKAN DENGAN HUKUM PEMBUKTIAN = LEGAL PROTECTION OF ELECTRONIC STORAGE OF NOTARIAL PROTOCOLS IN RELATION TO THE LAW OF EVIDENCE


ANDRIANI, DEWI (2026) PERLINDUNGAN HUKUM PENYIMPANAN PROTOKOL NOTARIS SECARA ELEKTRONIK DIHUBUNGKAN DENGAN HUKUM PEMBUKTIAN = LEGAL PROTECTION OF ELECTRONIC STORAGE OF NOTARIAL PROTOCOLS IN RELATION TO THE LAW OF EVIDENCE. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
B013222061-JnqAcuPVWbH8w6YZ-20260422152035.jpg

Download (387kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
B013222061-1-2.pdf

Download (526kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
B013222061-dp.pdf

Download (57kB)
[thumbnail of Fullktext] Text (Fullktext)
B013222061-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 8 April 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang : Berbagai problem hukum yang belum konektif dalam hal dokumen elektronik, penggunaan teknologi informatika tentu saja berkembang dalam praktiknya, hal ini tentu saja tidak terbatas pada protokol notaris yang berfungsi untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan terhadap dokumen-dokumen penting. Tujuan: Untuk menganalisis dan menemukan hakikat, hambatan, dan bentuk ideal perlindungan hukum protokol notaris yang disimpan secara elektronik. Metode: Penelitian ini merupakan studi yuridis normative adalah penelitian hukum yang menganalisis aspek internal hukum, seperti peraturan perundang-undangan, asas hukum, dan kaidah hukum. Penelitian ini dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka literatur hukum, buku, jurnal, undang-undang, yurisprudensi, dan traktat yang terkait dengan penyimpanan protokol notaris secara elektronik untuk dianalisis secara kualitatif. Hasil: (1) Perlindungan hukum terhadap penyimpanan protokol notaris secara elektronik hingga saat ini belum memberikan kepastian hukum yang menyeluruh, (2) Pengaturan yang ada parsial dan belum menegaskan kedudukan protokol digital sebagai alat bukti autentik, sehingga kekuatan pembuktiannya tidak setara dengan format fisik, (3) Hambatan berupa potensi serangan/kerusakan sistem elektronik, kebutuhan pengamanan dan skema backup yang kuat untuk menjaga protokol notaris. Kesimpulan: Diajukan model penyimpanan campuran: seluruh data pendukung disimpan secara digital terenkripsi, sedangkan minuta akta dicetak fisik minimal dua lembar sebagai cadangan autentik. Temuan: Penelitian ini mengusulkan model hibrida penyimpanan protokol notaris data digital terenkripsi dengan minuta untuk menjamin kepastian hukum, oleh karena itu UUJN perlu direvisi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Legal Protection; Protocol; Notary; Electronic; Evidence
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 21 Jul 2026 01:47
Last Modified: 21 Jul 2026 01:47
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56641

Actions (login required)

View Item
View Item