LUKMAN, M. (2026) ANALISIS KEKUATAN BALOK PENEGAR PADA KAPAL TRADISIONAL PHINISI DENGAN METODE EKSPERIMEN DAN NUMERIK = STRUCTURAL ANALYSIS OF FRAME BEAMS IN TRADITIONAL PHINISI SHIPS USING EXPERIMENTAL AND NUMERICAL METHODS. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
D052241001-StY2XAHb4lFRZhrL-20260422125925.jpg
Download (387kB)
D052241001-1-2.pdf
Download (742kB)
D052241001-dp.pdf
Download (192kB)
D052241001-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 April 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
M LUKMAN. Analisis Kekuatan Balok Penegar Pada Kapal Tradisional Phinisi Dengan Metode Eksperimen Dan Numerik (dibimbing oleh Andi Ardianti dan Muhammad Zubair Muis Alie) Latar Belakang.Kapal Phinisi merupakan salah satu warisan budaya maritim Indonesia yang telah diakui oleh UNESCO. Selain merepresentasikan identitas bangsa, kapal tradisional ini memiliki potensi besar dalam pengembangan wisata bahari. Namun, konstruksi kapal Phinisi menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan material kayu, teknik konstruksi tradisional, dan variasi beban operasional yang memengaruhi kekuatan struktur. Salah satu elemen penting dalam kekuatan kapal adalah balok penegar, yang berfungsi menahan beban tarik dan tekuk pada rangka kapal. Oleh karena itu, analisis terhadap perilaku struktur balok penegar menjadi penting untuk memastikan keamanan dan efisiensi kapal tradisional. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan balok penegar pada kapal Phinisi dengan pendekatan eksperimen dan numerik, sekaligus menkomparasi kemampuan simulasi berbasis Finite Element Method (FEM) dalam memprediksi tegangan dan deformasi struktur. Metode. penelitian meliputi pengujian tarik dan tekuk pada sampel balok utama. Uji tarik dilakukan sesuai standar SNI 03-3399:1994 sedangkan uji tekuk mengacu pada standar ISO 13061-4:2014. Selain itu, simulasi numerik dilakukan menggunakan perangkat lunak ANSYS untuk memprediksi tegangan maksimum dan distribusi beban pada elemen balok. Hasil. penelitian menunjukkan bahwa Bottom Frame memiliki tegangan Tarik maksimum tertinggi, yaitu 150.427 MPa, Deck Frame menunjukkan nilai tegangan Tarik 137.692 MPa nilai kondisi batas 27.538 MPa sedangkan Side Frame memiliki tegangan Tarik yang paling kecil yaitu sebesar 112.692 MPa dengan nilai kondisi batas 22.53 MPa. Namun memiliki nilai tegangan tekuk tertinggi pada saat ekperimen sebesar 347.738 MPa dengan nilai kondisi batas 30.085 MPa dan 86.935 MPa, Simulasi FEM menghasilkan tegangan maksimum untuk model uji tarik sebesar 129.73 MPa dengan nilai kondisi batas 25.946 MPa, model uji tekuk 347.660 MPa nilai kondisi batas 86.915 MPa sehingga persentasi kesalahan untuk spesimen Deck Frame 5.31%, Side Frame 13.76% dan Bottom Frame sebesar 15.12%. Sehingga menunjukkan kesesuaian yang baik dengan hasil eksperimen. Penelitian ini menegaskan bahwa kombinasi metode eksperimen dan simulasi numerik dapat dijadikan alat analisis yang valid untuk mengevaluasi kekuatan struktur kapal Phinisi, sekaligus menjadi dasar pengembangan desain yang lebih aman, efisien, dan tetap mempertahankan nilai tradisional.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Kapal Phinisi,Balok Penegar,Eksperimen,Analisa Numerik,Kekuatan Balok |
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Perencanaan Wilayah Kota |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 07:21 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 07:21 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56430 |
