Pola Persebaran dan Keterjangkauan Minimarket serta Preferensi Masyarakat dalam Aktivitas Belanja di Kecamatan Mariso, Kota Makassar = Distribution Pattern and Accessibility of Minimarkets and Community Preferences in Shopping Activities in Mariso District, Makassar City


FAJRI, A. AULIA NUR (2026) Pola Persebaran dan Keterjangkauan Minimarket serta Preferensi Masyarakat dalam Aktivitas Belanja di Kecamatan Mariso, Kota Makassar = Distribution Pattern and Accessibility of Minimarkets and Community Preferences in Shopping Activities in Mariso District, Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
D101221067-JUFDE7OpdSGCtTvw-20260422155201.png

Download (70kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
D101221067-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
D101221067-dp.pdf

Download (160kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
D101221067-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 April 2028.

Download (8MB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola persebaran, tingkat keterjangkauan, serta preferensi dan perilaku belanja masyarakat terhadap ritel modern di Kecamatan Mariso. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis spasial dan deskriptif. Analisis spasial meliputi Average Nearest Neighbor (ANN) untuk mengetahui pola persebaran, Standard Deviational Ellipse (SDE) untuk melihat arah kecenderungan distribusi, serta Kernel Density untuk mengidentifikasi tingkat konsentrasi ritel. Selain itu, analisis keterjangkauan dilakukan menggunakan pendekatan radius pelayanan 300 meter, serta dikaitkan dengan kondisi demografi dan jaringan jalan. Preferensi dan perilaku belanja melalui Analisis Deskriptif berdasarkan kuesioner kepada 100 warga Kecamatan Mariso. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola persebaran ritel modern di Kecamatan Mariso secara statistik bersifat acak, namun secara spasial memiliki kecenderungan mengikuti koridor jalan utama dan kawasan dengan kepadatan penduduk tinggi. Tingkat keterjangkauan pelayanan ritel masih belum merata, di mana kawasan pada jalur pergerakan utama memiliki tingkat pelayanan yang tinggi, sedangkan kawasan permukiman dalam masih belum terlayani secara optimal. Preferensi masyarakat menunjukkan bahwa ritel modern masih menjadi pilihan utama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, dengan faktor kedekatan lokasi sebagai pertimbangan utama, sementara e-commerce berperan sebagai pelengkap.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teori The Death of Distance belum sepenuhnya berlaku dalam konteks lokal, sedangkan distribusi ritel modern juga belum mencerminkan prinsip pemerataan dalam Central Place Theory. Dengan demikian, pola persebaran yang berorientasi pada aksesibilitas dan kepadatan penduduk berdampak pada keterjangkauan yang tidak merata serta memengaruhi perilaku belanja masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan perencanaan yang lebih terintegrasi untuk mewujudkan pemerataan pelayanan ritel modern di wilayah perkotaan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Ritel Modern, Pola Persebaran, Keterjangkauan, Aktivitas Belanja, Analisis Spasial
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Perencanaan Wilayah Kota
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 08 Jul 2026 05:12
Last Modified: 08 Jul 2026 05:12
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56416

Actions (login required)

View Item
View Item