Zalsadillah, Ainun Nur (2026) PERAN OMBUDSMAN RI SULAWESI SELATAN DALAM PENILAIAN KEPATUHAN DAN PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI PUSKESMAS KECAMATAN PALLANGGA KABUPATEN GOWA = THE ROLE OF THE OMBUDSMAN OF THE REPUBLIC OF INDONESIA IN SOUTH SULAWESI IN ASSESSING COMPLIANCE AND IMPROVING THE QUALITY OF PUBLIC SERVICES AT THE PALLANGGA DISTRICT COMMUNITY HEALTH CENTER GOWA REGENCY. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
B021191042-oCr9Oak7MHeutBnp-20260604130904.jpg
Download (312kB)
B021191042-1-2.pdf
Download (205kB)
B021191042-dp.pdf
Download (108kB)
B021191042-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 April 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
AINUN NUR ZALSADILLAH (B021191042). Peran Ombudsman RI Sulawesi Selatan Dalam Penilaian Kepatuhan dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Di Puskesmas Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa Dibimbing oleh Muhammad Zulfan Hakim sebagai Pembimbing Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui, memahami, dan menganalisa peran serta pengaruh penilaian kepatuhan Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Selatan terhadap Puskesmas Kecamatan Palangga Kabupaten Gowa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian hukum empiris. Analisis yang digunakan adalah analisis data kualitatif deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah Pegawai Puskesmas Kecamatan Pallangga dan Pegawai Kantor Ombudsman RI Sulawesi Selatan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Peran Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Selatan Sebagai lembaga pengawas dan evaluator independen, Ombudsman Sulsel membantu mengidentifikasi kelemahan, memberikan panduan untuk perbaikan, dan mendorong peningkatan akuntabilitas serta profesionalisme penyelenggara layanan. Pengawasan ini tidak hanya bertujuan mencegah maladministrasi tetapi juga memotivasi perubahan sikap dan mentalitas penyelenggara layanan untuk lebih transparan, responsif, dan konsisten dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Namun, dengan keterbatasan anggaran Ombudsman Sulsel yang hanya memungkinkan dua puskesmas di setiap kabupaten/kota untuk dinilai setiap tahunnya. Sistem ini dapat menimbulkan konsekuensi berupa tidak adanya kontrol lanjutan untuk memastikan apakah puskesmas yang telah mencapai zona hijau mampu mempertahankan tingkat kepatuhan dan kualitas pelayanannya di masa mendatang. Penilaian kepatuhan yang dilakukan oleh Ombudsman Sulsel memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik di Puskesmas Pallangga. Evaluasi ini mendorong pemenuhan standar pelayanan, tercermin dari perbaikan skor kepatuhan dari zona kuning ke zona hijau dalam dua tahun terakhir. Proses ini meningkatkan kesadaran dan komitmen Puskesmas untuk memberikan layanan yang lebih baik, termasuk melalui langkah-langkah konkret seperti bimbingan internal, survei kepuasan masyarakat, dan pengelolaan pengaduan. Meskipun dampaknya terhadap pengalaman langsung pengguna layanan membutuhkan penilaian lebih mendalam.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ombudsman, Penilaian Kepatuhan, Pelayanan Publik |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | - Nurhasnah |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 01:12 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 01:12 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56398 |
