Analisis Pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Sanski Pidana Terhadap Pelaku Judi Sabung Ayam (Studi Putusan Nomor 86/PID.B/2024/PN MAK) = Analysis of Judges' Considerations in Imposing Criminal Sanctions on Cockfighting Gamblers (Study of Decision Number 86/PID.B/2024/PN MAK)


SAMPETODING, ANANDA JINGGA (2026) Analisis Pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Sanski Pidana Terhadap Pelaku Judi Sabung Ayam (Studi Putusan Nomor 86/PID.B/2024/PN MAK) = Analysis of Judges' Considerations in Imposing Criminal Sanctions on Cockfighting Gamblers (Study of Decision Number 86/PID.B/2024/PN MAK). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of sampul] Image (sampul)
B011221378-jeTZWnMbY1AqKXJD-20260610134420.jpg

Download (405kB)
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
B011221378-1-2.pdf

Download (346kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
B011221378-dp.pdf

Download (180kB)
[thumbnail of B011221378-fullll.pdf] Text
B011221378-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 8 June 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Perjudian sabung ayam merupakan kejahatan yang dilarang tegas oleh hukum, tetapi penegakannya di lapangan masih sering menghadapi kendala. Berdasarkan analisis terhadap Putusan Nomor 86/Pid.B/2024/PN Mak, ditemukan beberapa masalah, meliputi: ketidaktepatan penerapan ajaran penyertaan yang mengaburkan kualifikasi pelaku, penjatuhan sanksi pidana yang kurang proporsional sehingga gagal memberikan efek jera, serta penegakan hukum yang belum tuntas karena aktor utama (bandar) tidak turut diadili. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui dan menganalisis kualifikasi tindak pidana perjudian sabung ayam berdasarkan perspektif hukum pidana; dan (2) mengetahui dan menganalisis pertimbangan hukum Majelis Hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana terhadap pelaku judi sabung ayam pada Putusan Pengadilan Negeri Makale Nomor 86/Pid.B/2024/PN Mak. Metode: Penelitian ini menggunakan tipe penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Bahan hukum primer, sekunder, dan tersier dianalisis secara preskriptif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Secara normatif, praktik sabung ayam bertaruhan dikualifikasikan sebagai tindak pidana perjudian (delik formil dan komisi). Pertanggungjawaban pelakunya dipisahkan secara proporsional melalui aturan penyertaan: penyelenggara/bandar, pemain, pelaku turut serta, dan pembantu. (2) Pertimbangan hakim dalam Putusan No. 86/Pid.B/2024/PN Mak menunjukkan ketidaktepatan penerapan ajaran penyertaan. Majelis Hakim keliru menyamaratakan seluruh Terdakwa sebagai pelaku utama, padahal Terdakwa VI sekadar menyewakan ayam sehingga lebih tepat dikenakan sebagai pembantuan. Selain itu, vonis 4 bulan 15 hari dinilai terlalu ringan dan gagal memenuhi tujuan pemidanaan (efek jera). Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik sabung ayam bertaruhan merupakan tindak pidana perjudian yang menuntut pemisahan tanggung jawab pelaku secara proporsional sesuai perannya masing-masing. Penegakan hukum dalam putusan ini dinilai belum optimal karena adanya kekeliruan hakim dalam menentukan kualifikasi pelaku, pemberian vonis yang terlalu ringan, serta tidak diadili dan diprosesnya bandar utama.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Penyertaan, Perjudian, Sabung Ayam
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: - Nurhasnah
Date Deposited: 03 Jul 2026 02:23
Last Modified: 03 Jul 2026 02:23
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56377

Actions (login required)

View Item
View Item