PUTRI, DESVI ANANDA (2026) Pola Spasial Persebaran Ritel Modern dalam Merespon Perubahan Perilaku Belanja Masyarakat di Era Digitalisasi di Kecamatan Panakkukang = Spatial Distribution Patterns of Modern Retail in Responding to Changes in Consumer Shopping Behavior in the Digitalization Era in Panakkukang District. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
D101221053-thfwyS3N1knvx6Fm-20260422231339.jpg
Download (390kB)
D101221053-1-2.pdf
Download (952kB)
D101221053-DP.pdf
Download (154kB)
D101221053-fullllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 April 2028.
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Melonjaknya penggunaan e-commerce atau platform belanja online di era digitalisasi telah memicu perubahan perilaku belanja masyarakat dari transaksi konvensional ke transaksi daring yang lebih fleksibel dan efisien. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana pola spasial persebaran ritel modern sebagai fasilitas fisik berinteraksi dengan perubahan perilaku belanja masyarakat di tengah perubahan tersebut. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perilaku belanja masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari di Kecamatan Panakkukang, serta mengidentifikasi pola persebaran dan keterjangkauan ritel modern di Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner dan data sekunder. Teknik analisis yang digunakan meliputi analisis kuantitatif deskriptif untuk mengkaji perilaku belanja serta analisis spasial meliputi analisis time series & overlay, Kernel Density, Average Nearest Neighbor (ANN), dan buffer analysis radius 300 meter untuk mengidentifikasi pola persebaran dan keterjangkauan ritel modern. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat di Kecamatan Panakkukang menerapkan pola belanja hybrid, dengan ritel modern sebagai pilihan utama untuk kebutuhan primer dan e-commerce untuk kebutuhan sekunder. Meskipun penggunaan e-commerce meningkat di era pasca pandemi, ritel modern di Kecamatan Panakkukang tetap mengalami pertumbuhan, meskipun tidak sepesat pada periode pra-pandemi. Hasil analisis spasial menunjukkan pola sebaran ritel modern di Kecamatan Panakkukang cenderung acak (random) yang tersebar pada wilayah dengan potensi pasar tinggi, yang ditandai oleh tingkat aksesibilitas, kepadatan penduduk, dan intensitas aktivitas yang tinggi. Dari aspek keterjangkauan, sebesar 47,81% wilayah telah terlayani oleh ritel modern pada radius 300 meter, namun distribusi pelayanannya masih belum merata. Kesimpulan. Ritel modern tetap tumbuh seiring dengan peningkatan e-commerce, dengan tetap mengandalkan kedekatan spasial terhadap potensi pasar.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ritel Modern, E-Commerce, Pola Persebaran, Perilaku Belanja, Keterjangkauan |
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Perencanaan Wilayah Kota |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 06:47 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 06:47 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56364 |
