analisis yuridis terhadap putusan pemidanaan pada pelaku tindak pidana narkotika (studi kasus putusan 1133/Pid.Sus/2022/PN.Mks) = A Juridical Analysis of the Criminal Sentencing of a Narcotics Offender (A Case Study of Decision Number 1133/Pid.Sus/2022/PN Mks)


HANIEF, MUFTI ALI (2026) analisis yuridis terhadap putusan pemidanaan pada pelaku tindak pidana narkotika (studi kasus putusan 1133/Pid.Sus/2022/PN.Mks) = A Juridical Analysis of the Criminal Sentencing of a Narcotics Offender (A Case Study of Decision Number 1133/Pid.Sus/2022/PN Mks). Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of sampul] Image (sampul)
B011191379-XnokUgJeTRtuiacs-20260612103819.jpg

Download (922kB)
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
B011191379-1-2.pdf

Download (677kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
B011191379-dp.pdf

Download (262kB)
[thumbnail of full teks] Text (full teks)
B011191379-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 15 April 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

MUFTI ALI HANIEF (B011191379). Analisis yuridis terhadap putusan pemidanaan pada pelaku tindak pidana nakotika (studi kasus 1133/Pid.Sus/2022/Pn.Mks) Dibimbing oleh Audyna maya sari muin sebagai Pembimbing. Penyalahgunaan narkotika merupakan permasalahan serius yang berdampak luas terhadap kehidupan sosial, kesehatan, dan ketertiban hukum di Indonesia. Meskipun Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika telah mengatur pendekatan pemidanaan yang mengedepankan sistem double track, yaitu pemidanaan dan rehabilitasi, praktik peradilan masih menunjukkan kecenderungan penjatuhan pidana penjara terhadap penyalahguna narkotika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika berdasarkan Undang-Undang Narkotika serta mengkaji penerapan pertimbangan hukum hakim dalam Putusan Nomor 1133/Pid.Sus/2022/PN.Mks. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemidanaan terhadap pelaku penyalahgunaan narkotika dalam putusan tersebut secara normatif telah sesuai dengan ketentuan hukum positif, khususnya Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009. Namun demikian, pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan masih berorientasi pada pemidanaan penjara dan belum sepenuhnya mengakomodasi pendekatan rehabilitatif sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 54 dan Pasal 103 Undang-Undang Narkotika. Hal ini menunjukkan bahwa tujuan pemidanaan yang bersifat rehabilitatif dan reintegratif belum terwujud secara optimal, sehingga diperlukan evaluasi terhadap praktik pemidanaan agar lebih mencerminkan keadilan substantif dan efektivitas penanggulangan tindak pidana narkotika.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci : Pemidanaan, Narkotika, Rehabilitasi, Putusan Hakim, Hukum pidana.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Farmasi > Ilmu Farmasi
Depositing User: - Nurhasnah
Date Deposited: 02 Jul 2026 03:46
Last Modified: 02 Jul 2026 03:46
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56338

Actions (login required)

View Item
View Item