MAHMOUD, MOHAMED MAHMOUD AHMED (2026) Pengaruh Waktu Pemeraman terhadap Nilai California Bearing Ratio = The Effect of Curing Time on California Bearing Ratio Value. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
D011211151-orjvp9KSMq84ewLR-20260423152703.jpg
Download (292kB)
D011211151-1-2.pdf
Download (2MB)
D011211151-dp.pdf
Download (287kB)
D011211151-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 18 February 2028.
Download (5MB)
Abstract (Abstrak)
Tanah dengan daya dukung rendah dan sensitif terhadap perubahan kadar air umumnya memerlukan perbaikan sebelum digunakan sebagai tanah dasar (subgrade). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh waktu pemeraman terhadap nilai California Bearing Ratio (CBR) pada tanah alami yang didominasi oleh pasir dan diklasifikasikan sebagai SP–SC berdasarkan Unified Soil Classification System (USCS) serta A-2-7 menurut klasifikasi AASHTO. Metode stabilisasi yang digunakan adalah bakteri Bacillus tropicus, yang berpotensi meningkatkan kekuatan tanah melalui aktivitas mikroba. Penelitian ini mengevaluasi tiga kondisi tanah, yaitu tanah tanpa perlakuan, tanah yang distabilisasi menggunakan Bacillus tropicus dengan waktu pemeraman 0 hari, dan tanah yang distabilisasi menggunakan Bacillus tropicus dengan waktu pemeraman 4 hari. Seluruh sampel dipadatkan menggunakan energi pemadatan Standard Proctor dengan tiga tingkat energi pemadatan, yaitu 10, 25, dan 56 tumbukan per lapisan. Pengujian CBR dilakukan pada kondisi tidak terendam (unsoaked) dan terendam (soaked) untuk mensimulasikan kondisi lapangan yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa energi pemadatan memberikan pengaruh paling signifikan terhadap nilai CBR pada seluruh kondisi tanah. Pada kondisi tidak terendam, nilai CBR meningkat seiring dengan peningkatan energi pemadatan. Pemberian perlakuan bakteri dengan waktu pemeraman 0 hari menunjukkan peningkatan nilai CBR yang terbatas dibandingkan tanah tanpa perlakuan. Namun, pada kondisi terendam, seluruh sampel mengalami penurunan nilai CBR yang signifikan, dan pengaruh waktu pemeraman bakteri tidak menunjukkan peningkatan kekuatan yang konsisten. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan Bacillus tropicus memberikan peningkatan terbatas terhadap daya dukung tanah SP–SC, terutama pada kondisi tidak terendam dan dengan energi pemadatan yang tinggi. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa pada tanah berpasir dengan kandungan butiran halus plastis, pemadatan mekanis memiliki peran yang lebih dominan dibandingkan pemeraman bakteri jangka pendek dalam meningkatkan nilai CBR.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bacillus tropicus, Uji CBR, Waktu Pemeraman, Stabilisasi Tanah, Tanah Tanpa Perlakuan, Energi Pemadatan, Kondisi Terendam dan Tidak Terendam |
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Sipil |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 05:25 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 05:25 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56317 |
