Analisis Pengaruh Cuaca Terhadap Intensitas Sinar Ultraviolet (UV) di Wilayah Kota Makassar = Analysis of Weather Influence on Ultraviolet (UV) Radiation Intensity in Makassar City


APRILIA, ANDI NAMIRAH (2025) Analisis Pengaruh Cuaca Terhadap Intensitas Sinar Ultraviolet (UV) di Wilayah Kota Makassar = Analysis of Weather Influence on Ultraviolet (UV) Radiation Intensity in Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
H061211050-chwuAITbLlrkxv12-20251002140847.jpg

Download (293kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
H061211050-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
H061211050-dp.pdf

Download (273kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
H061211050-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 August 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Kota Makassar, yang terletak di pesisir barat daya Sulawesi Selatan, memiliki iklim tropis yang dipengaruhi oleh variabilitas cuaca musiman. Dalam konteks ini, radiasi sinar ultraviolet (UV) menjadi perhatian karena fluktuasinya yang dapat berdampak terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Penelitian ini berfokus pada analisis hubungan antara kondisi cuaca dengan intensitas sinar UV. Data yang digunakan diperoleh dari NASA POWER Data Access Viewer selama dua dekade, mencakup variabel meteorologi seperti suhu udara, kelembapan relatif, curah hujan, dan indeks kecerahan langit. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis keterkaitan antara tren radiasi UV dengan variabel meteorologi, dan (2) menganalisis variasi intensitas UV berdasarkan tren dan prediksi. Penelitian ini menggunakan metode regresi linear sederhana, regresi linear berganda, dan regresi polinomial orde 1 untuk mengevaluasi hubungan antar variabel. Tahapan analisis meliputi pembersihan data, analisis tren jangka panjang, identifikasi anomali musiman, dan pengembangan model prediktif. Validasi model dilakukan dengan menggunakan nilai korelasi Pearson dan Root Mean Square Error (RMSE). Hasil menunjukkan bahwa suhu udara dan indeks kecerahan berbanding lurus dengan intensitas UV, sedangkan kelembapan dan curah hujan memiliki hubungan negatif. Intensitas UV cenderung tinggi pada bulan Maret–April dan Agustus–Oktober, dengan puncak tertinggi pada bulan September. Model prediksi yang dikembangkan menunjukkan performa yang baik, dengan nilai korelasi tinggi dan RMSE yang rendah, menandakan kemampuan model dalam mempresentasikan pola radiasi UV secara akurat. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman distribusi radiasi UV dalam kaitannya dengan kondisi meteorologi lokal. Temuan ini penting untuk mendukung pengembangan sistem peringatan dini terhadap paparan UV berlebih di wilayah tropis seperti Makassar, serta menjadi dasar bagi kebijakan mitigasi risiko kesehatan masyarakat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: radiasi ultraviolet, Makassar, regresi linear, tren UV, variabel meteorologi
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 30 Jun 2026 03:00
Last Modified: 30 Jun 2026 03:00
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56309

Actions (login required)

View Item
View Item