FIORELLA, DETA QUEEN (2025) SCREENING MALNUTRISI PADA LANSIA DI KOMUNITAS DENGAN MENGGUNAKAN MINI NUTRITIONAL ASSESSMENT (MNA) DI PUSKESMAS KALUKU BODOA KOTA MAKASSAR = MALNUTRITION SCREENING IN THE ELDERLY IN THE COMMUNITY USING MINI NUTRITIONAL ASSESSMENT (MNA) AT KALUKU BODOA HEALTH CENTER MAKASSAR. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
R011201072-dvIqEP1N9S4JcBjZ-20250905160823.jpg
Download (283kB)
R011201072-1-2.pdf
Download (2MB)
R011201072-dp.pdf
Download (182kB)
R011201072-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 July 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Malnutrisi merupakan kondisi ketidakseimbangan antara asupan gizi dan kebutuhan energi yang diperlukan tubuh untuk mendukung proses pertumbuhan, pemeliharaan, serta fungsi spesifik tubuh yang sehat. Di Indonesia, sebuah penelitian menunjukkan bahwa dari para lansia yang diteliti, 33 orang (22.8%) memiliki status gizi baik, sementara 112 orang (77.2%) mengalami malnutrisi atau berisiko malnutrisi. Puskesmas Kaluku Bodoa merupakan puskesmas yang memiliki data lansia dengan IMT rendah terbanyak pada tahun 2023 yaitu sebanyak 403 lansia. Di Puskesmas Kaluku Bodoa sendiri belum pernah dilakukan penelitian terkait screening malnutrisi pada lansia. Berdasarkan masalah tersebut, peneliti merasa terdorong untuk menghasilkan sebuah penulisan tentang “Screening Malnutrisi Pada Lansia di Komunitas dengan Menggunakan Mini Nutritional Assessment (MNA) di Puskesamas Kaluku Bodoa Kota Makassar”. Tujuan Penelitian: Mengetahui prevalensi malnutrisi pada lansia di komunitas dengan menggunakan Mini Nutritional Assessment (MNA) di wilayah kerja Puskesmas Kaluku Bodoa Kota Makassar. Metode: Penelitian ini adalah penelitian model cross sectional dengan menggunakan metode kuantitatif di Puskesmas Kaluku Bodoa Kota Makassar yang dilakukan pada bulan Februari 2025 dengan sampel sebanyak 108 lansia yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel yang diteliti adalah malnutrisi pada lansia, yang diukur menggunakan Mini Nutritional Assessment (MNA). Hasil: Sebagian besar responden berusia 60-74 tahun dan mayoritas berjenis kelamin perempuan (83.4%). Untuk tingkat pendidikan 50.0% responden memiliki tingkat pendidikan tamat SD/Sederajat dan 59.3% responden sebagai ibu rumah tangga. Sementara itu, dalam hal riwayat penyakit, 70.4% responden tidak memiliki riwayat penyakit apapun. Kesimpulan: Mayoritas responden berisiko mengalami malnutrisi dengan 2.8% mengalami malnutrisi. Kata Kunci: Malnutrisi, lansia, Mini Nutritional Assessment (MNA)
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keywords: Malnutrition, elderly, Mini Nutritional Assessment (MNA) |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Keperawatan > Keperawatan |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 03:12 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 03:12 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56277 |
