Pengaruh Edukasi Model PRECEDE-PROCEED dengan Melibatkan Keluarga terhadap Peningkatan Self-Care pada Pasien Diabetes Melitus


ASWAN, LA ODE (2026) Pengaruh Edukasi Model PRECEDE-PROCEED dengan Melibatkan Keluarga terhadap Peningkatan Self-Care pada Pasien Diabetes Melitus. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover] Image (Cover)
R012241016-14RWDS6fT3YkLjUQ-20260415145845.jpg

Download (71kB)
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
R012241016-1-2.pdf

Download (837kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
R012241016-dp.pdf

Download (144kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
R012241016-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 March 2028.

Download (8MB)

Abstract (Abstrak)

LA ODE ASWAN. Pengaruh Edukasi Model PRECEDE-PROCEED dengan Melibatkan Keluarga terhadap Peningkatan Self-Care pada Pasien Diabetes Melitus. (dibimbing oleh Andina Setyawati dan Rosyidah Arafat) Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat setiap tahunnya, sehingga diperlukan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan manajemen perawatan diri pasien DM. Salah satu metode pendekatan yang dapat digunakan adalah edukasi berbasis model PRECEDE-PROCEED dengan melibatkan keluarga, yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan perawatan diri pasien. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh edukasi model PRECEDE-PROCEED yang melibatkan keluarga terhadap peningkatan self-care pada pasien diabetes melitus. Metode: Sebuah studi kuasi-eksperimental dengan desain pre-test–post-test dilakukan pada kelompok intervensi dan kontrol. Sampel sebanyak 88 pasien dengan DM yang terdiri dari 44 pasien yang menerima edukasi yang melibatkan keluarga dan 44 pasien yang menerima edukasi tanpa melibatkan keluarga. Pengukuran self-care dilakukan menggunakan kuesioner Summary Diabetes Self-Care Activity (SDSCA) sebelum dan sesudah intervensi. Uji Wilcoxon digunakan untuk analisis dalam kelompok, sementara uji independent t-test dan uji Mann–Whitney diterapkan untuk perbandingan antar kelompok. Hasil: Kelompok intervensi menunjukkan peningkatan signifikan dalam self-care (median pre-test 56, post-test 90; p<0.001). Kelompok kontrol juga menunjukkan peningkatan, meskipun dalam tingkat yang lebih rendah (median pre-test 52, post-test 74; p<0.001). Kesimpulan: Edukasi model PRECEDE–PROCEED yang melibatkan keluarga menghasilkan peningkatan perawatan diri yang lebih besar dibandingkan dengan edukasi tanpa melibatkan keluarga. Penelitian lebih lanjut dengan periode tindak lanjut yang lebih lama, sampel yang lebih besar, dan hasil klinis objektif sangat disarankan. Kata Kunci: Edukasi PRECEDE-PROCEED, keluarga, self-care, diabetes melitus.

Item Type: Thesis (Thesis)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions (Program Studi): Fakultas Vokasi > Penginderaan Jauh Dan Sistem Informasi Geografis
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 29 Jun 2026 01:49
Last Modified: 29 Jun 2026 01:49
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56265

Actions (login required)

View Item
View Item