PENGARUH CONFERENCE OF THE PARTIES (COP) 28 TERHADAP ARAH KEBIJAKAN IKLIM INDONESIA = The Influence of the 28th Conference of the Parties (COP 28) on the Direction of Indonesia’s Climate Policy


RAHMAT, NUR MUTHMAINAH (2025) PENGARUH CONFERENCE OF THE PARTIES (COP) 28 TERHADAP ARAH KEBIJAKAN IKLIM INDONESIA = The Influence of the 28th Conference of the Parties (COP 28) on the Direction of Indonesia’s Climate Policy. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
E061211071-mM4gqx0HuwyTE6S1-20251009011648.jpg

Download (694kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
E061211071-1-2.pdf

Download (330kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
E061211071-dp.pdf

Download (175kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
E061211071-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 October 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Conference of the Parties (COP) berperan sebagai badan pengambil keputusan tertinggi dari United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) yang mendorong negara-negara untuk merumuskan respons kolektif terhadap krisis iklim. COP 28 yang diselenggarakan di Dubai pada tahun 2023 menghasilkan sejumlah keputusan penting, antara lain laporan hasil Global Stocktake, UAE Consensus, dan pengoperasian Loss and Damage Fund. Capaian tersebut memiliki potensi dalam memengaruhi arah kebijakan iklim nasional, termasuk bagi Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana hasil COP 28 berimplikasi terhadap kebijakan iklim Indonesia, dengan menekankan pada peluang strategis sekaligus hambatan struktural dalam periode 2023–2024. Kajian ini juga berupaya mengisi kesenjangan literatur dengan mengeksplorasi sejauh mana norma iklim global dapat diintegrasikan ke dalam kerangka kebijakan domestik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis isi tematik terhadap dokumen resmi, instrumen kebijakan nasional, serta sumber sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa COP 28 menciptakan momentum bagi penguatan komitmen iklim Indonesia, melalui percepatan transisi energi, peningkatan akses terhadap pembiayaan iklim, dan penyesuaian kebijakan dengan Nationally Determined Contributions (NDCs). Namun demikian, implementasi agenda tersebut masih menghadapi sejumlah kendala, seperti fragmentasi kelembagaan, ketergantungan yang tinggi pada energi fosil, tumpang tindih kepentingan dalam agenda pembangunan nasional, serta ketidakpastian komitmen negara maju dalam keadilan global. Penelitian ini berargumen bahwa arah kebijakan iklim Indonesia terbentuk melalui pengaruh dalam interaksi antara tekanan rezim internasional dan pertimbangan kepentingan nasional.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Perubahan Iklim, Paris Agreement, COP 28, UNFCCC, Global Stocktake, UAE Consensus, Loss and Damage Fund
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Hubungan Internasional
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 24 Jun 2026 05:53
Last Modified: 24 Jun 2026 05:53
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56241

Actions (login required)

View Item
View Item