‘PRIMORDIALISME’ DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERITA DI HARIAN FAJAR: ANALISIS EKONOMI POLITIK MEDIA = 'PRIMORDIALISM' IN NEWS DECISION-MAKING AT THE HARIAN FAJAR: A MEDIA POLITICAL ECONOMY ANALYSIS


AIDIL, MUH (2025) ‘PRIMORDIALISME’ DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERITA DI HARIAN FAJAR: ANALISIS EKONOMI POLITIK MEDIA = 'PRIMORDIALISM' IN NEWS DECISION-MAKING AT THE HARIAN FAJAR: A MEDIA POLITICAL ECONOMY ANALYSIS. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
E022221015-NGcE2d4Ve7kK5vQi-20251008220331.jpg

Download (182kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
E022221015-1-2.pdf

Download (317kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
E022221015-dp.pdf

Download (137kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
E022221015-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 September 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian ini mengkaji praktik primordialisme dalam pengambilan keputusan pemberitaan di dalam institusi media lokal di Makassar, Indonesia, dengan fokus khusus pada Harian Fajar. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan perspektif ekonomi politik media, penelitian ini mengacu pada wawancara mendalam dengan staf redaksi untuk mengeksplorasi bagaimana keputusan berita dibuat. Penelitian ini mengacu pada model propaganda Chomsky dan Herman, yang menyoroti kendala struktural yang dipaksakan oleh kepemilikan media dan kepentingan iklan, yang sering kali mengorbankan independensi redaksi. Temuan-temuannya mengungkapkan bahwa kepemilikan media-khususnya oleh individu dan keluarganya-memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan-keputusan redaksi. Pengaruh ini sering kali mengesampingkan kebijakan editorial formal dan kode etik jurnalistik. Fenomena primordialisme pemberitaan, seperti yang diidentifikasi dalam penelitian ini, mengacu pada pola kepatuhan tanpa syarat kepada pemilik media oleh staf redaksi, yang mengakibatkan terpinggirkannya standar profesional. Jurnalis sering kali dipaksa untuk menyesuaikan diri dengan preferensi mereka yang berkuasa daripada menjunjung tinggi prinsip-prinsip jurnalisme independen. Budaya ini cenderung memprioritaskan kepentingan bisnis dan pribadi di atas hak publik untuk mendapatkan pemberitaan yang transparan dan kritis, sehingga melemahkan peran pers sebagai pengawas dan platform untuk akuntabilitas publik. Studi ini merekomendasikan untuk membatasi campur tangan komersial dalam proses editorial dan mendesak institusi media untuk menegaskan kembali komitmen mereka untuk melayani kepentingan publik sebagai tujuan utama jurnalisme.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Primordialisme, Pengambilan Keputusan Berita, Jurnalis, Independen, Bisnis
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 24 Jun 2026 05:49
Last Modified: 24 Jun 2026 05:49
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56240

Actions (login required)

View Item
View Item