TAJUDDIN, NURAENI (2026) PENGARUH EFEKTIVITAS KOMUNIKASI INTERPERSONALORANG TUA DAN ANAK TERHADAP TINGKAT DETOKSIFIKASIMEDIA SOSIAL DI KABUPATEN SINJAI = THE INFLUENCE OF PARENT CHILD INTERPERSONAL COMMUNICATION EFFECTIVENESS ON THE LEVEL OF SOCIAL MEDIA DETOXIFICATIONIN SINJAI DISTRICT. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
E022232084-eMFT7IJ2PRiuab1s-20260219122904.jpg
Download (427kB) | Preview
E022232084-1-2.pdf
Download (555kB)
E022232084-dp.pdf
Download (239kB)
E022232084-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 February 2028.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Nuraeni Tajuddin Pengaruh Efektivitas Komunikasi Interpersonal Orang Tua Dan Anak Terhadap Tingkat Detoksifikasi Media Sosial Di Kabupaten Sinjai(dibimbing oleh Tuti Bahfiarti dan Jeanny Maria Fatimah) Latar belakang Dominasi media sosial dalam kehidupan anak-anak di Kabupaten Sinjai memengaruhi pola pikir, perilaku, dan interaksi sosial mereka. Efektivitas komunikasi interpersonal antara orang tua dan anak menjadi penting karena dapat membantu anak mengatur diri dan melakukan detoksifikasi media sosial secara lebih bijak. Tujuan Penelitian ini bertujuan mengetahui sejauh mana efektivitas komunikasi interpersonal antara orang tua dan anak memengaruhi tingkat detoksifikasi media sosial anak. Metode menggunakan pendekatan kuantitati deskriptif. dengan responden sebanyak 253 keluarga. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan diolah menggunakan perangkat analisis statistic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas komunikasi interpersonal antara orang tua dan anak berada pada kategori sedang, dengan persepsi anak sedikit lebih tinggi dibandingkan orang tua dalam hal keterbukaan, empati, dukungan, sikap positif, dan kesetaraan. Sementara itu, Tingkat detoksifikasi media sosial anak juga tergolong sedang (63%), yang menunjukkan bahwa anak mulai menyadari pentingnya keseimbangan digital, meskipun pengendalian diri belum sepenuhnya stabil. Hasil uji regresi menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05) dan R² = 0,133, yang berarti komunikasi interpersonal berpengaruh signifikan namun hanya menjelaskan 13,3% variasi dalam tingkat detoksifikasi. Kesimpulan Temuan ini menegaskan bahwa komunikasi interpersonal berperan penting dalam membentuk kesadaran anak terhadap penggunaan media sosial secara sehat, namun efektivitasnya perlu diperkuat melalui dukungan lingkungan sosial, pendidikan, dan literasi digital keluarga.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: efektivitas komunikasi interpersonal; orang tua; anak; detoksifikasi media sosial. |
| Subjects: | P Language and Literature > P Philology. Linguistics |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 03:02 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 03:02 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56216 |
