Analisis Partisipasi Masyarakat Asli Papua (OAP) Dalam Proses Musrembang (Studi Kasus DIstrik Malaimsimsa Kota Sorong Provinsi Papua Barat Daya) = “Analysis of the Participation of Indigenous Papuans (OAP) in the Musrenbang Process (A Case Study of Malaimsimsa District, Sorong City, Southwest Papua Province)”


RAHAYAAN, MUHAMAD REZA FRAWAVY (2026) Analisis Partisipasi Masyarakat Asli Papua (OAP) Dalam Proses Musrembang (Studi Kasus DIstrik Malaimsimsa Kota Sorong Provinsi Papua Barat Daya) = “Analysis of the Participation of Indigenous Papuans (OAP) in the Musrenbang Process (A Case Study of Malaimsimsa District, Sorong City, Southwest Papua Province)”. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
E012232027-BJzF93YhA1PjuKXT-20260225120144.png

Download (707kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
E012232027-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
E012232027-dp.pdf

Download (52kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
E012232027-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 February 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Muhamad Reza Frawavy Rahayaan, Analisis Partisipasi Masyarakat Asli Papua (OAP) Dalam Proses Musrembang (Studi Kasus Pada Distrik Malaimsimsa Kota Sorong Provinsi Papua Barat Daya) (dibimbing oleh Prof. Dr. Muhammad Yunus, MA.) Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat dan bentuk partisipasi masyarakat Orang Asli Papua (OAP) dalam proses Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Distrik Malaimsimsa, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat OAP masih berada pada level rendah hingga menengah. Partisipasi relatif terlihat pada aspek kehadiran dalam forum Musrenbang, namun keterlibatan dalam penyampaian aspirasi, pengambilan keputusan, dan pengawasan pembangunan masih terbatas dan cenderung bersifat konsultatif. Faktor pendorong partisipasi meliputi peran tokoh adat dan tokoh masyarakat, kesadaran akan kebutuhan pembangunan, dukungan pemerintah lokal, serta pengakuan terhadap mekanisme adat. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan kapasitas masyarakat, budaya hierarkis, minimnya transparansi dan umpan balik, serta dominasi pendekatan pembangunan top-down. Penelitian ini menegaskan perlunya penguatan kapasitas masyarakat dan integrasi nilai adat untuk mewujudkan Musrenbang yang lebih inklusif dan partisipatif.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Partisipasi masyarakat, Orang Asli Papua, Musrenbang, Perencanaan Pembangunan.
Subjects: J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Administrasi Publik
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 23 Jun 2026 06:58
Last Modified: 23 Jun 2026 06:58
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56191

Actions (login required)

View Item
View Item