RESILIENSI PEREMPUAN DAN KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA: DAMPAK INDUSTRIALISASI SMELTER DI KAWASAN INDUSTRI BANTAENG = WOMEN'S RESILIENCE AND HOUSEHOLD FOOD SECURITY: THE IMPACT OF SMELTER INDUSTRIALIZATION IN THE BANTAENG INDUSTRIAL AREA


FAQIH, ADNAN (2026) RESILIENSI PEREMPUAN DAN KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA: DAMPAK INDUSTRIALISASI SMELTER DI KAWASAN INDUSTRI BANTAENG = WOMEN'S RESILIENCE AND HOUSEHOLD FOOD SECURITY: THE IMPACT OF SMELTER INDUSTRIALIZATION IN THE BANTAENG INDUSTRIAL AREA. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
P072242005-bBtlU8HhTc92Kyz0-20260421130152.jpeg

Download (250kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
P072242005-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
P072242005-dp.pdf

Download (376kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
P072242005-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 April 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Industrialisasi smelter di Kawasan Industri Bantaeng (KIBA) mengakibatkan degradasi lingkungan signifikan yang secara tidak proporsional mempengaruhi perempuan sebagai penjaga ketahanan pangan rumah tangga. Penelitian ini mengkaji strategi resiliensi perempuan dalam menghadapi krisis sosial- ekologis akibat industrialisasi smelter dan dampaknya terhadap ketahanan pangan. Tujuan: (1) menganalisis strategi resiliensi perempuan menghadapi kerusakan lingkungan akibat industri smelter di KIBA, dan (2) menganalisis dampak industrialisasi smelter terhadap ketahanan pangan melalui mediasi akses perempuan pada sumber daya ekonomi. Metode: Penelitian menggunakan mixed methods dengan pendekatan sequential explanatory. Fase kualitatif menggunakan etnografi feminis dengan paradigma konstruktivis-interpretatif melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan FGD. Fase kuantitatif menggunakan SEM-PLS dengan sampel rumah tangga dari stratified random sampling di desa-desa sekitar KIBA. Data kualitatif dianalisis menggunakan analisis tematik induktif, kuantitatif dianalisis dengan SmartPLS. Hasil: Temuan kualitatif mengidentifikasi lima strategi resiliensi perempuan: (1) pembacaan krisis ekologis melalui pengalaman tubuh perempuan dan anak sebagai sensor awal pencemaran, (2) adaptasi pengelolaan air bersih dan sanitasi melalui diversifikasi sumber air dan teknologi sederhana, (3) diversifikasi pangan dan penguatan ketahanan berbasis kearifan lokal, (4) feminisasi nafkah sebagai respons penurunan produktivitas ekonomi tradisional, dan (5) transformasi dari resiliensi individual ke resistensi kolektif melalui gerakan politik perempuan untuk keadilan ekologis. Temuan kuantitatif menunjukkan industrialisasi smelter berpengaruh negatif signifikan terhadap ketahanan pangan melalui mediasi akses ekonomi sumber daya. Polusi smelter dan alih fungsi lahan menurunkan ketahanan pangan melalui penurunan akses ekonomi perempuan, sementara penyerapan tenaga kerja industri berpengaruh positif namun bias gender. Kesimpulan: Perempuan KIBA menunjukkan kapasitas resiliensi adaptif dan transformatif menghadapi krisis sosial-ekologis. Meskipun mampu mengembangkan strategi bertahan hidup, dampak struktural industrialisasi yang bias gender dan tidak berkelanjutan lingkungan tetap mengancam ketahanan pangan. Krisis lingkungan memperberat beban kerja reproduksi sosial perempuan dan memperlihatkan ketimpangan kuasa dalam distribusi manfaat-risiko pembangunan industri. Penelitian memperkaya konsep resiliensi dalam kajian gender-lingkungan dengan mengintegrasikan etnografi feminis, social-ecological resilience, dan feminist political ecology. Temuan menyediakan basis empiris perumusan kebijakan hilirisasi nikel responsif gender dan berkelanjutan lingkungan, mendukung transformasi pembangunan industri menuju keadilan gender dan ekologis untuk pencapaian SDGs 2 (Zero Hunger), 5 (Gender Equality), dan 13 (Climate Action).

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: resiliensi perempuan, ketahanan pangan, industrialisasi smelter, etnografi feminis, SEM-PLS, keadilan ekologis, gender dan pembangunan
Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
Divisions (Program Studi): Program Pascasarjana > Jender dan Pembangunan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 15 Jun 2026 02:37
Last Modified: 15 Jun 2026 02:37
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56088

Actions (login required)

View Item
View Item