AS'AR, MITSLA CHUSNICA AULIA (2026) EFEK EKSTRAK SARANG SEMUT (MYRMECODIA PENDENS) SEBAGAI IMUNOMODULATOR DI JALUR SINYAL NF-κB DAN JAK/STAT PADA MODEL DROSOPHILA MELANOGASTER = IMMUNOMODULATORY EFFECTS OF ANT PLANT (MYRMECODIA PENDENS) EXTRACT VIA NF-κB AND JAK/STAT SIGNALING PATHWAYS IN A DROSOPHILA MELANOGASTER MODEL. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
P062241004-sinBfgXxTSHQbYIJ-20260417172932.jpg
Download (203kB) | Preview
P062241004-1-2.pdf
Download (151kB)
P062241004-dp.pdf
Download (72kB)
P062241004-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 15 April 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
MITSLA CHUSNICA AULIA AS’AR. Efek ekstrak sarang semut (Myrmecodia pendens) sebagai imunomodulator pada jalur sinyal NF-κB dan JAK/STAT pada model Drosophila melanogaster (dibimbing oleh Firzan Nainu dan Rusdina Bte Ladju). Latar belakang. Regulasi respons imun bawaan berperan penting dalam menjaga homeostasis tubuh, sedangkan disfungsi sistem imun berkontribusi terhadap berbagai kondisi inflamasi dan penyakit terkait imun. Myrmecodia pendens (sarang semut), tanaman obat endemik Papua, telah lama digunakan secara tradisional sebagai agen imunomodulator, namun mekanisme molekuler yang mendasari aktivitas tersebut masih belum sepenuhnya dipahami. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek imunomodulator ekstrak M. pendens melalui karakterisasi fitokimia dan validasi in vivo pada model Drosophila melanogaster. Metode. Profil fitokimia dianalisis menggunakan LC-HRMS, diikuti pengujian aktivitas biologis pada model D. melanogaster PGRP-LBΔ yang diinduksi dengan heat-killed Escherichia coli, serta analisis ekspresi gen terkait jalur NF-κB dan JAK/STAT serta gen aktivitas endogen dengan menggunakan RT-qPCR. Hasil. Analisis LC-HRMS mengidentifikasi 21 senyawa utama yang didominasi oleh polifenol, terutama flavonoid dan senyawa fenolik, dengan kaempferol dan kuersetin sebagai komponen dominan. Pemberian ekstrak M. pendens meningkatkan kelangsungan hidup dan perkembangan organisme uji secara signifikan pada kondisi stres imun. Analisis ekspresi gen menunjukkan peningkatan ekspresi gen Diptericin (Dpt) sebagai marker jalur NF-κB, serta modulasi gen Turandot A (TotA) yang merepresentasikan jalur JAK/STAT. Selain itu, pemberian ekstrak M. pendens meningkatkan ekspresi gen superoxide dismutase (SOD1 dan SOD2) yang bergantung pada dosis. Temuan ini mengindikasikan adanya efek imunomodulasi yang bersifat selektif terhadap jalur imun bawaan, dengan kecenderungan aktivasi respons antimikroba dan regulasi respons stres. Kesimpulan. Ekstrak M. pendens memiliki aktivitas imunomodulator melalui modulasi jalur NF-κB dan JAK/STAT secara in vivo pada model D. melanogaster, yang mendukung penggunaan tradisionalnya dan berpotensi dikembangkan sebagai kandidat agen imunomodulator berbasis bahan alam.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Drosophila melanogaster; imunomodulator; imun bawaan; JAK/STAT; Myrmecodia pendens; NF-κB |
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions (Program Studi): | Program Pascasarjana > Ilmu Biomedik |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 11 Jun 2026 07:20 |
| Last Modified: | 11 Jun 2026 07:20 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56085 |
