SUMARDI, AWULYANI (2026) ANALISIS RANTAI NILAI KAKAO DI KABUPATEN SOPPENG = ANALYSIS OF THE COCOA VALUE CHAIN IN SOPPENG REGENCY. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
P042232030-Dk2L05ZduF9XfmxB-20260421183138.jpg
Download (248kB) | Preview
P042232030-1-2.pdf
Download (962kB)
P042232030-dp.pdf
Download (590kB)
P042232030-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 March 2028.
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
AWULYANI SUMARDI. Analisis Rantai Nilai Kakao di Kabupaten Soppeng (dibimbing oleh Letty Fudjaja dan Abd. Haris Bahrun) Latar Belakang. Kakao merupakan salah satu komoditas perkebunan strategis yang berperan penting dalam perekonomian Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rantai nilai kakao di Kabupaten Soppeng dengan mengidentifikasi aktivitas pelaku, memetakan aliran produk, harga, dan informasi, serta menilai efisiensi pemasaran. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Soppeng pada bulan April–Juni 2025. Metode. penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara dan kuesioner kepada petani kakao dan pedagang pengepul yang dipilih secara purposive dan snowball sampling, sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi terkait dan literatur pendukung. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan rantai nilai Porter, pemetaan rantai nilai, serta analisis efisiensi pemasaran melalui perhitungan margin pemasaran dan farmer’s share. Hasil. Penelitian menunjukkan bahwa rantai nilai kakao di Kabupaten Soppeng melibatkan petani, pedagang pengepul, dan perusahaan pengolah, dengan perbedaan pola rantai pasok antara petani mitra dan non mitra Barry Callebaut. Efisiensi pemasaran pada rantai pasok kakao di Kabupaten Soppeng menunjukkan perbedaan antara skema mitra dan non-mitra. Nilai farmer’s share pada skema non-mitra tercatat lebih tinggi dibandingkan skema mitra karena selisih harga antara petani dan pengepul relatif lebih kecil. Namun demikian, skema kemitraan menunjukkan kinerja rantai nilai yang lebih terkoordinasi melalui dukungan kelembagaan, akses pasar, serta peningkatan mutu pascapanen. Kesimpulan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kelembagaan petani, peningkatan mutu pascapanen, serta pengembangan kemitraan berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan efisiensi rantai nilai dan kesejahteraan petani kakao di Kabupaten Soppeng.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kakao, Rantai Nilai, Efisiensi Pemasaran, Farmer’s Share. |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Program Pascasarjana > Agribisnis |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 11 Jun 2026 05:27 |
| Last Modified: | 11 Jun 2026 05:27 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56075 |
