ZULKIFLI, LILY FEBRIYANTI (2026) DARI PETANI KE KONSUMEN: PEMETAAN SALURAN, DISTRIBUSI DAN NILAI TAMBAH BERAS DI KABUPATEN SOPPENG, SULAWESI SELATAN = FROM FARMERS TO CONSUMERS: MAPPING THE CHANNELS, DISTRIBUTION, AND VALUE ADDED OF RICE IN SOPPENG REGENCY, SOUTH SULAWESI. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
P042232027-Oyf7ItAxcMZ2niga-20260420230300.jpg
Download (540kB) | Preview
P042232027-1-2.pdf
Download (520kB)
P042232027-dp.pdf
Download (84kB)
P042232027-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 March 2028.
Download (7MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Beras merupakan komoditas pangan strategis yang berperan penting dalam ketahanan pangan nasional dan sebagai sumber utama penghidupan petani pedesaan. Namun, ketimpangan distribusi nilai dalam rantai nilai beras masih menjadi persoalan serius yang berdampak pada rendahnya kesejahteraan petani, meskipun permintaan terhadap beras berkualitas terus meningkat. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan aktor dalam rantai nilai beras, mengukur nilai tambah dan margin pemasaran, serta menganalisis preferensi konsumen guna mengevaluasi kesesuaian antara hasil produksi dan permintaan pasar. Metode. Penelitian menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan metode campuran (mixed-methods). Data primer diperoleh melalui wawancara dengan 12 petani padi, 3 pedagang pengepul, 2 penggilingan padi, 1 pedagang besar, dan 2 pengecer, serta survei terhadap 100 responden konsumen di Kota Makassar. Analisis dilakukan menggunakan Value Chain Analysis dan metode Hayami. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rantai nilai beras di Kabupaten Soppeng bersifat asimetris dengan dominasi aktor hilir, terutama penggilingan padi yang memperoleh nilai tambah terbesar, sementara petani menerima bagian yang relatif kecil dibandingkan kontribusinya. Panjang saluran pemasaran memengaruhi besarnya margin melalui akumulasi biaya dan keuntungan antaraktor, tanpa selalu mencerminkan inefisiensi. Preferensi konsumen di Kota Makassar menekankan atribut kualitas tertentu yang menjadi dasar evaluasi kesesuaian produk. Kesimpulan. Penelitian ini menegaskan perlunya strategi terintegrasi untuk mengurangi ketimpangan rantai nilai melalui perbaikan pascapanen, penetapan harga berbasis kualitas, penguatan kelembagaan petani, dan peningkatan koordinasi antaraktor.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Rantai nilai beras, nilai tambah, margin pemasaran, preferensi konsumen. |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Program Pascasarjana > Agribisnis |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 11 Jun 2026 05:26 |
| Last Modified: | 11 Jun 2026 05:26 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56074 |
