Peran Pemerintah Desa Dalam Pengembangan UMKM Gula Aren Cair Di Desa Pundilemo Kabupaten Enrekang = The Role of Village Government in Developing Liquid Palm Sugar MSMEs in Pundilemo Village, Enrekang Regency


JAYANTY, RISMA (2025) Peran Pemerintah Desa Dalam Pengembangan UMKM Gula Aren Cair Di Desa Pundilemo Kabupaten Enrekang = The Role of Village Government in Developing Liquid Palm Sugar MSMEs in Pundilemo Village, Enrekang Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
E051211030-vxwtBCX5GbhdEZpy-20250918154202.jpg

Download (101kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
E051211038-1-2.pdf

Download (250kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
E051211038-dp.pdf

Download (119kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
E051211038-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 11 August 2027.

Download (6MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. UMKM gula aren cair di Desa Pundilemo menghadapi tantangan modal, pemasaran, dan partisipasi pemuda. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi peran pemerintah desa sebagai fasilitator dalam pengembangannya.Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pemerintah desa dalam pengembangan UMKM gula aren cair di Desa Pundilemo, Kabupaten Enrekang, berdasarkan fungsi pemerintah sebagai fasilitator. Metode. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menjabarkan dan menganalisis data yang diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian dipilih secara purposive sampling, meliputi Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kepala Dusun Osso, Ketua dan Bendahara UMKM KUPS Gollamalea, serta masyarakat Desa Pundilemo. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif yang melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Pundilemo telah berupaya menjalankan peran fasilitator dalam pengembangan UMKM gula aren cair melalui penyediaan sarana dan prasarana (pemanfaatan media sosial, renovasi BUMDes, bantuan alat produksi), penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan (partisipasi bazar, program digitalisasi desa), serta program penyuluhan dan pendampingan (musyawarah BUMDes, edukasi generasi muda). Upaya ini telah memberikan dampak positif, terutama dalam peningkatan efisiensi produksi dan perluasan jangkauan pemasaran digital. Namun, efektivitas peran fasilitator masih belum optimal karena adanya hambatan seperti keterbatasan modal, minimnya kemampuan administratif pelaku UMKM dalam mengakses bantuan, serta inkonsistensi program pelatihan dan pendampingan. Kesimpulan. Peran fasilitator pemerintah desa belum optimal. Diperlukan dukungan modal yang lebih nyata, peningkatan kapasitas administratif UMKM, serta program pelatihan dan pendampingan yang konsisten dan berkelanjutan untuk memaksimalkan potensi UMKM gula aren cair.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Peran, Pemerintah, Desa, Fasilitator, UMKM.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Pemerintahan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 11 Jun 2026 01:46
Last Modified: 11 Jun 2026 01:46
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56059

Actions (login required)

View Item
View Item