Pengaruh Variasi Konsentrasi Hidroksiapatit Dari Ekstrak Duri Bulu Babi (Diadema Setosum) Terhadap Diameter Zona Hambat Streptococcus Mutans: Studi In Vitro = The Effect of Variations in Hydroxyapatite Concentration from Sea Urchin Spine Extract (Diadema setosum) on the Inhibition Zone Diameter of Streptococcus mutans: An In Vitro Study


RISWANA.B, PUTRI NAILA (2026) Pengaruh Variasi Konsentrasi Hidroksiapatit Dari Ekstrak Duri Bulu Babi (Diadema Setosum) Terhadap Diameter Zona Hambat Streptococcus Mutans: Studi In Vitro = The Effect of Variations in Hydroxyapatite Concentration from Sea Urchin Spine Extract (Diadema setosum) on the Inhibition Zone Diameter of Streptococcus mutans: An In Vitro Study. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
J011221061-dMwFrLTOIcP2tayb-20260423142204.png

Download (825kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
J011221061-1-2.pdf

Download (265kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
J011221061-dp.pdf

Download (101kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
J011221061-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 15 April 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Penggunaan miniscrew ortodontik memiliki risiko infeksi bakteri, terutama oleh Streptococcus mutans, yang dapat membentuk biofilm dan menyebabkan peri-implantitis. Pencegahan infeksi ini sering melibatkan antibiotik, namun pendekatan ini memiliki keterbatasan seperti resistensi bakteri dan efek samping. Oleh karena itu, diperlukan alternatif yang lebih aman dan efektif untuk mengurangi pertumbuhan bakteri pada permukaan miniscrew ortodontik. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelapisan hidroksiapatit yang diekstrak dari duri bulu babi (Diadema setosum) terhadap pembentukan biofilm Streptococcus mutans pada permukaan miniscrew ortodontik. Metode. Penelitian ini merupakan studi eksperimental laboratoris dengan desain post-test only control group. Pengujian dilakukan pada 5 kelompok perlakuan, yaitu konsentrasi 0,40%, 0,60%, 0,80%, kelompok kontrol positif [K(+)] dan kontrol negatif [K(-)], dengan masing-masing kelompok terdiri atas 5 kali pengulangan dan di uji menggunakan metode difusi cakram (sumuran) terhadap kultur bakteri S. mutans. Hasil. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan rerata diameter zona hambat antara kelompok perlakuan (p<0,05). Konsentrasi hidroksiapatit 0,80% menunjukkan daya hambat paling tinggi dibandingkan konsentrasi 0,40% dan 0,60%. Kesimpulan. Hidroksiapatit dari ekstrak duri bulu babi (Diadema setosum) memiliki aktivitas antibakteri dalam menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans, dengan konsentrasi 0,80% menjadi yang paling efektif.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Hidroksiapatit, Ektrak Duri Bulu babi, Streptococcus mutans, Zona hambat.
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions (Program Studi): Fakultas Pendidikan Dokter Gigi > Pendidikan Dokter Gigi
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 11 Jun 2026 01:43
Last Modified: 11 Jun 2026 01:43
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56058

Actions (login required)

View Item
View Item